TANJAB BARAT, LIPUTANJAMBI.ID – Aroma bau yang sangat menyengat dan tidak sedap tercium jelas di lingkungan sekitar Masjid Al-Anwar. Kondisi ini dirasakan cukup mengganggu kenyamanan beribadah jamaah, serta sedikit banyak mengurangi keindahan lingkungan tempat ibadah tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, bau tak sedap tersebut diduga kuat bersumber dari bekas lubang yang tidak tertutup rapat. Lokasi itu sebelumnya digunakan sebagai tempat pemotongan hewan kurban.
Meski aroma busuk tersebut belum tercium hingga masuk ke dalam ruangan utama shalat, namun baunya sangat mengganggu pernapasan jamaah yang berada di halaman atau bagian luar masjid. Gangguan ini terasa semakin parah ketika cuaca sedang panas dan lembap, di mana aroma tersebut menyebar lebih kuat terbawa arah angin.
Sebelumnya, usai melaksanakan ibadah shalat, para jamaah kerap memanfaatkan waktu sejenak untuk duduk santai di halaman masjid sembari menghirup udara segar. Namun, kebiasaan dan kenyamanan tersebut kini terganggu akibat adanya aroma tak sedap itu.
Salah seorang jamaah yang ditemui awak media pada Senin (8/6/2026), mengaku kecewa dengan kondisi tersebut, terlebih bangunan masjid sebenarnya cukup indah dan megah.
“Iya bang, baunya sekali. Sayang sekali masjidnya bagus, tapi dengan adanya aroma bau ini jadi sedikit mengganggu. Apalagi kalau ada jamaah dari luar yang menumpang shalat, kita jadi merasa malu karena tercium aroma busuk tersebut,” ungkapnya.
Jamaah tersebut pun berharap agar pihak pengelola segera menindaklanjuti masalah ini. “Maunya lubang itu ditutup lagi dengan rapat agar bau busuknya tidak keluar lagi dan kami bisa beribadah dengan tenang serta nyaman,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengurus Masjid Al-Anwar belum dapat dimintai keterangan atau tanggapannya terkait permasalahan tersebut.(cw)







