TANJAB BARAT, LIPUTANJAMBI. Id– Masa pengabdian Drs Zulfikri, M.AP sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi berakhir. Beliau memasuki masa purna bakti setelah mengabdikan diri dalam pelayanan publik, dengan puncak karirnya dijabat sebagai pemimpin utama di lembaga penanggulangan bencana daerah tersebut.
Selama memimpin BPBD Tanjab Barat, sosok Drs Zulfikri dikenal sebagai pemimpin yang memiliki karakter tegas dan sangat disiplin dalam menjalankan tugas. Di mata para bawahannya, ketegasan dan kedisiplinan tersebut selalu dibarengi dengan sikap yang hangat dan akrab, sehingga menempatkan dirinya tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sosok yang dekat di hati seluruh pegawai.
Bagi para petugas dan staf di lingkungan BPBD Tanjab Barat, kehadiran Drs Zulfikri memberikan banyak dampak positif, baik dalam hal ilmu pengetahuan maupun pengalaman kerja. Selama menjabat, beliau selalu menanamkan etos kerja yang tinggi dan standar kinerja yang baik kepada seluruh jajarannya.
Kehadiran pemimpin yang memiliki kualitas kerja tinggi serta selalu memberikan contoh teladan yang baik menjadi hal yang sangat dirasakan manfaatnya. Kini, momen perpisahan ini membawa rasa kehilangan tersendiri bagi keluarga besar BPBD.
“Kami merasa kehilangan sosok pemimpin yang memiliki kualitas kerja tinggi dan selalu memberikan cerminan baik kepada kami para bawahan. Banyak sekali ilmu dan pengalaman berharga yang kami dapatkan selama beliau dipercaya memimpin di Dinas BPBD ini,” ungkap salah satu petugas BPBD saat berbincang dengan awak media, mewakili perasaan rekan-rekannya yang lain.
Terpisah, menyikapi momen purna bakti ini, Drs Zulfikri menyampaikan pesan perpisahan yang penuh kerendahan hati dan kehangatan. Melalui pesannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala kebersamaan, kerja sama, dan hubungan silaturahmi yang telah terjalin selama masa pengabdiannya.
“Dengan segala kerendahan hati, saya mohon izin untuk pamit dan mohon diri. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebersamaan, kerja sama, dan silaturahmi yang terjalin selama ini. Mohon maaf apabila selama bergabung terdapat tutur kata maupun sikap saya yang kurang berkenan di hati rekan-rekan sekalian,” ujar Drs Zulfikri.
Lebih lanjut, beliau berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini tidak terputus dan tetap terjaga dengan baik ke depannya. “Semoga silaturahmi tetap terjaga dan kita semua senantiasa diberi kesehatan serta keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya.
Dengan berakhirnya masa jabatan ini, kiprah dan jejak kepemimpinan Drs Zulfikri di BPBD Tanjab Barat dikenang sebagai masa yang membawa kemajuan, kedisiplinan, serta kekompakan antar seluruh elemen organisasi dalam menjalankan tugas mulia penanggulangan bencana demi keselamatan masyarakat.(cw)






