Gayung Bersambut, Anggota Dewan Fraksi PKB Jayus Minta Pemda Tegas: Jangan Biarkan PKS Turunkan Harga Sawit Semena-mena

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, LIPUTANJAMBI.ID – Penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terus merosot belakangan ini menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjab Barat.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat, Endri Avian, telah angkat bicara menanggapi kondisi yang dinilai sangat merugikan para petani. Menurutnya, penurunan harga yang terjadi terus-menerus tanpa alasan yang jelas sangat memberatkan, apalagi di tengah kenaikan biaya produksi yang harus ditanggung petani. Ia meminta pemerintah daerah tidak tinggal diam dan memperketat pengawasan, agar tercipta jaminan harga yang wajar sesuai peraturan yang berlaku.

Masih dalam isu yang sama, sorotan keras kembali disampaikan oleh Jayus, Anggota Dewan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menegaskan sependapat dengan apa yang disampaikan sebelumnya, sekaligus meminta Pemerintah Daerah bertindak tegas mengawasi Perusahaan Kelapa Sawit (PKS), agar tidak lagi menetapkan harga pembelian secara semena-mena.

“Gayung bersambut terkait persoalan penurunan harga sawit yang terus terjadi. Hal ini memang menjadi perhatian kami. Kami meminta Pemda bertindak tegas agar PKS tidak lagi menurunkan harga sesuka hatinya,” ujar Jayus,Minggu (31/5/2026).

Jayus menambahkan, ketidakstabilan harga yang terus turun drastis sangat merugikan ribuan petani yang menggantungkan hidup dari sektor ini. Ia menilai, selama ini pengawasan terhadap mekanisme penetapan harga di tingkat lapangan belum berjalan secara maksimal. Akibatnya, banyak perusahaan seolah berkuasa penuh menentukan angka pembelian tanpa mempedulikan beban biaya produksi yang harus ditanggung petani.

“Petani sudah bekerja keras merawat tanaman, memupuk, hingga memanen. Namun, jika harga terus diturunkan secara sepihak, kapan petani bisa sejahtera? Kami minta Pemda tidak tinggal diam. Ada aturan dan standar harga acuan yang harus dipegang bersama oleh semua pihak,” tegas Jayus.

Fraksi PKB berharap pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan langsung. Pihaknya juga mendesak agar Pemda berani memanggil dan menindak tegas perusahaan jika terbukti melakukan praktik penetapan harga yang merugikan rakyat.

Selain itu, baik Endri Avian maupun Jayus sepakat mendorong segera diadakannya rapat koordinasi yang melibatkan Pemda, DPRD, asosiasi petani, dan pengusaha. Langkah ini penting untuk mencari solusi jangka panjang, agar harga sawit bisa stabil dan menguntungkan semua pihak, khususnya para petani kecil.

Jayus menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan isu ini dan mendesak adanya tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan saja. Bagi para petani, harga pembelian yang wajar adalah hak yang wajib dijamin oleh negara dan pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Daerah terkait desakan dan keluhan para petani yang disampaikan oleh para anggota dewan ini.(cw)

Berita Terkait

CEGAH KARHUTLA SEJAK DINI, PT TEBO MULTI AGRO EDUKASI PELAJAR SMAN 1 TEBO
Terima Irigasi Hasil Perjuangan H. Bakhri & BWS Sumatera 6, Petani Pembengis Menanti Perhatian Pemerintah Daerah untuk Akses Jalan
Hidupkan Kembali Terminal Kuala Tungkal, Kodim 0419/Tanjab Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Ikuti Panen Raya Serentak Bersama Presiden, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Anwar Sadat Laksanakan Safari Jumat di Kuala Dasal, Serahkan Bantuan Baznas dan Dengar Aspirasi Warga
Bupati Anwar Sadat Apresiasi dan Dukung Pengembangan UMKM Ecoprint Desa Kuala Dasal
Panen Raya Melon Kuala Dasal, Bukti Tanjab Barat Kembangkan Komoditas Pertanian Baru
Hadapi Kritikan Medsos, Dirut PDAM Tirta Pengabuan: Perubahan Butuh Waktu, Kami Terima Semua Masukan
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:08 WIB

CEGAH KARHUTLA SEJAK DINI, PT TEBO MULTI AGRO EDUKASI PELAJAR SMAN 1 TEBO

Senin, 20 Juli 2026 - 21:49 WIB

Terima Irigasi Hasil Perjuangan H. Bakhri & BWS Sumatera 6, Petani Pembengis Menanti Perhatian Pemerintah Daerah untuk Akses Jalan

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:20 WIB

Hidupkan Kembali Terminal Kuala Tungkal, Kodim 0419/Tanjab Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:58 WIB

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Ikuti Panen Raya Serentak Bersama Presiden, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:21 WIB

Bupati Anwar Sadat Laksanakan Safari Jumat di Kuala Dasal, Serahkan Bantuan Baznas dan Dengar Aspirasi Warga

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Panen Raya Melon Kuala Dasal, Bukti Tanjab Barat Kembangkan Komoditas Pertanian Baru

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:27 WIB

Hadapi Kritikan Medsos, Dirut PDAM Tirta Pengabuan: Perubahan Butuh Waktu, Kami Terima Semua Masukan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:48 WIB

Wakili Jambi di Kejurnas, 5 Atlet Panahan Tanjab Barat Dilepas Menuju Kudus

Berita Terbaru