Harga PKS Turun Per 22 Mei 2026, Komisi 2 Minta Pemda Tegas Terhadap Perusahaan yang Main Harga

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, LIPUTANJAMBI. Id– Harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di sejumlah Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Tanjab Barat tercatat mengalami penurunan per tanggal 22 Mei 2026. Data yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup mencolok antar perusahaan, yang kini menjadi sorotan pihak legislatif.

Berikut rincian harga pembelian TBS yang berlaku per tanggal tersebut:

– PT AKM: Rp1.100 per kilogram

– PT SIP: Rp700 per kilogram

– PT ASL: Rp700 per kilogram

– PT PALMA: Rp650 per kilogram

– PT MIL: Rp600 per kilogram

– PT GBU: Rp600 per kilogram

– PT KIRANA: Rp550 per kilogram

– PT BPIP: Rp350 per kilogram

– PT RAL: Rp250 per kilogram

Merespons kondisi tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjab Barat dari Komisi 2, Endri Avian, meminta Pemerintah Daerah segera mengambil sikap tegas. Ia menilai, ketimpangan harga yang terjadi diduga merupakan tindakan tidak wajar dari sebagian perusahaan.

“Kami meminta Pemda melalui dinas terkait tidak tinggal diam. Harus ada tindakan tegas terhadap PKS yang dinilai nakal dan sengaja memainkan harga pembelian TBS di bawah kewajaran atau ketentuan yang berlaku,” tegas Endri Avian.

Menurutnya, praktik penetapan harga yang terlalu rendah sangat merugikan para petani sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat. Perbedaan harga yang sangat jauh antar satu perusahaan dengan perusahaan lain, seperti yang terlihat dari data di atas, menjadi indikasi adanya ketidakadilan dalam transaksi.

Endri juga menekankan, keberadaan peraturan daerah maupun peraturan gubernur tentang penetapan harga dasar TBS harus ditegakkan. Pemerintah harus memastikan harga yang dibayarkan perusahaan sesuai standar, sehingga hak dan kesejahteraan petani tetap terjaga.

“Jangan sampai kebijakan yang dibuat untuk melindungi petani justru diabaikan oleh perusahaan. Jika ada pelanggaran, sanksi tegas harus diberlakukan, mulai dari peringatan hingga pencabutan izin usaha,” tambahnya.

Sementara itu, penurunan harga ini disinyalir dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak sawit di pasar nasional maupun internasional, serta faktor kualitas buah dan ketersediaan pasokan. Namun, para petani berharap ada campur tangan pemerintah agar harga tetap stabil dan menguntungkan.(cw)

Berita Terkait

PLTU Perhubungan dan Dinkes Ditetapkan Definitif, Pemkab Tanjab Barat Lantik Pejabat Mulai Eselon II, III, IV hingga Fungsional
BKPSDM Tanjab Barat: Pejabat Eselon II hingga Fungsional Akan Dilantik Hari Ini
Empat Atlet Muda Tanjung Jabung Barat Wakili Jambi di Kejurnas Panahan Junior 2026
Mutu Dipertanyakan: Jalan Rabat Beton DAU Bram Itam Kiri Baru Jadi Sudah Retak
Lapas Kuala Tungkal Gandeng Pertamina Bekali Keterampilan Warga Binaan
JMSI Jambi Lakukan Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris
Bupati Anwar Sadat Dukung Program Pilah Sampah dan Daur Ulang di Muara Papalik
Kodim 0419/Tanjab Gelar Nobar “Bola Gembira”Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:52 WIB

PLTU Perhubungan dan Dinkes Ditetapkan Definitif, Pemkab Tanjab Barat Lantik Pejabat Mulai Eselon II, III, IV hingga Fungsional

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

BKPSDM Tanjab Barat: Pejabat Eselon II hingga Fungsional Akan Dilantik Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:14 WIB

Empat Atlet Muda Tanjung Jabung Barat Wakili Jambi di Kejurnas Panahan Junior 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:44 WIB

Mutu Dipertanyakan: Jalan Rabat Beton DAU Bram Itam Kiri Baru Jadi Sudah Retak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:42 WIB

Lapas Kuala Tungkal Gandeng Pertamina Bekali Keterampilan Warga Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:53 WIB

Bupati Anwar Sadat Dukung Program Pilah Sampah dan Daur Ulang di Muara Papalik

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:55 WIB

Kodim 0419/Tanjab Gelar Nobar “Bola Gembira”Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:39 WIB

Terulang Lagi Portal Pembatas Muatan di Jalan Semau Rusak Diterobos Kendaraan Tinggi

Berita Terbaru