Tanjab Barat, Liputan Jambi. id– Dalam rangka melaksanakan Reses III Masa Sidang 2025–2026, Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat sekaligus kader PDI Perjuangan, Hamdani, SE, turun langsung ke Pondok Pesantren Modern Ar Rosyid, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam. Kedatangan ini bertujuan mendengarkan secara langsung aspirasi warga dan pengurus lembaga pendidikan tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab, disampaikan kebutuhan mendesak yang selama ini menjadi kendala warga dan santri. Selama ini, anak-anak yang menuntut ilmu dan warga sekitar RT 03 terpaksa melintasi jalan milik perusahaan untuk mencapai pemukiman dan lokasi ponpes, sehingga dirasa kurang aman dan nyaman.
Menyikapi kondisi tersebut, warga mengajukan tiga usulan yakni.Pembangunan jembatan beton berukuran panjang 5 meter × lebar 3 meter,Pengerasan jalan beton sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter dan Pemasangan jaringan listrik beserta tiang dan lampu jalan sebanyak 10 titik
Merespons aspirasi tersebut, Hamdani menyampaikan secara terbuka kondisi yang dihadapi sekaligus menegaskan komitmennya.
“Saat ini kita memang masih terbentur ketersediaan anggaran daerah. Namun insyaallah, yakin dan percayalah ini bukan sekadar janji kosong, melainkan akan saya perjuangkan secara bertahap sampai benar-benar terwujud,” tegas Hamdani.
Ia menambahkan, semangat pengabdian PDI Perjuangan tidak akan berhenti hanya karena ada keterbatasan. Setiap usulan akan dicatat, dibawa ke meja perencanaan, dan dicarikan solusi pendanaannya selangkah demi selangkah.
“Bagi Hamdani, keselamatan dan kelancaran akses menuju tempat pendidikan adalah prioritas utama. kita buktikan dengan kerja nyata, bukan hanya kata-kata,” ujarnya.
Kedatangan Hamdani ini menjadi bukti nyata bahwa perwakilan rakyat hadir mendengar, memahami, dan berjuang demi kenyamanan warga hingga ke pelosok desa. Warga pun menyambut baik keterbukaan dan kesungguhan yang disampaikan. (Cw)







