TANJAB BARAT,LIPUTAN JAMBI. ID– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kuala Tungkal kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan lembaga. Langkah nyata dilakukan melalui pelaksanaan razia menyeluruh di blok hunian, yang digelar bersinergi dengan aparat kepolisian dari Polsek Betara, pada Selasa (26/05).
Operasi penggeledahan dan pemeriksaan ini melibatkan seluruh jajaran petugas Lapas Kuala Tungkal, yang didampingi langsung oleh tiga personel Polsek Betara. Tim gabungan melakukan pengecekan secara mendetail dan teliti, mencakup setiap ruang hunian, identitas, hingga perlengkapan pribadi yang dimiliki oleh seluruh warga binaan.
Kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan. Di sisi lain, operasi ini menjadi bukti nyata sinergitas antarinstansi penegak hukum dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif — prasyarat utama agar proses pembinaan berjalan lancar.
Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan, tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah benda yang dikategorikan terlarang atau tidak semestinya dimiliki warga binaan. Barang-barang yang disita antara lain potongan kaca, balok kayu, paku, tali, alat cukur, serta benda lain yang berpotensi membahayakan keamanan atau dapat disalahgunakan untuk melanggar aturan.
Kepala Lapas Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, menegaskan bahwa kegiatan razia serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan konsisten sebagai bagian dari strategi pengawasan berkelanjutan di lembaga pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen penuh menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari segala jenis benda terlarang. Sinergi yang terjalin dengan aparat kepolisian menjadi langkah penting dan strategis dalam memastikan keamanan dan ketertiban senantiasa terjaga dengan baik,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, keamanan merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan fungsi pemasyarakatan sesuai amanat undang-undang. Keamanan yang terjamin menjadi prasyarat agar proses pembinaan, pengembangan kepribadian, hingga rehabilitasi sosial bagi warga binaan dapat berjalan secara optimal dan mencapai tujuan yang diharapkan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kuala Tungkal tidak hanya menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, tetapi juga mengirimkan pesan tegas bahwa pelanggaran aturan terkait kepemilikan barang terlarang tidak akan dibiarkan demi keselamatan dan ketertiban bersama.(cw)







