14 Kambing Program Ketahanan Pangan Mati Misterius,BUMDes Belum Beri Klarifikasi

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRAM ITAM, Liputan jambi. Id- Program ketahanan pangan yang dijalankan oleh BUMDes Sumber Berkah di Desa Partai Gading, Kecamatan Bram Itam, kini menghadapi kasus yang belum terpecahkan. Sebanyak 14 ekor kambing yang menjadi bagian dari program tersebut mati dengan penyebab yang masih belum jelas, sementara pihak BUMDes hingga kini belum dapat memberikan klarifikasi.

Rencananya, program ini akan mengoperasikan sebanyak 20 ekor kambing. Namun hingga saat ini, hanya 15 ekor yang berhasil tiba di lokasi ternak. 5 ekor lainnya masih belum diketahui kapan akan datang ke lokasi. Dari jumlah kambing yang sudah ada di tempat, saat ini hanya tersisa 1 ekor yang masih hidup.

Ketua RT 04 dikonfirmasi bahwa kejadian kematian kambing telah dilaporkan kepada Kepala Desa. Menurutnya, bahkan sebelum kejadian tersebut terjadi, pihak Dinas Kesehatan dan Peternakan telah melakukan pemeriksaan.

“Menurut ketua RT Kematian kambing disebabkan oleh pengaruh cuaca, dan kami telah melaporkannya kepada kepala Desa,” ujar Ketua RT 04 saat dikonfirmasi.

Bedasarkan data yang dihimpun Diketahui bahwa rencana awal penyusunan program mencakup 15 ekor kambing jantan dan 5 ekor kambing betina. Namun Ketua RT 04 menjelaskan bahwa ia telah menolak kedatangan kambing betina, karena program ini diperuntukkan khusus untuk kegiatan penggemukan, bukan untuk tujuan pembiakan atau diperbanyak.

Upaya untuk mendapatkan klarifikasi dari Ketua BUMDes Sumber Berkah telah dilakukan .rekan media telah mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp kepada Ketua BUMDes, Kamis (15/1/2026) sore, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan apapun.(cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Dugaan Mutasi PPPK Dipindahkan Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Medsos
Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga
Kades Terpilih PAW Tetap Dilantik, Bupati: Namun Tetap Menunggu Penegasan Mendagri
Permasalahan PAW di Berapa Desa, Komisi I DPRD : Menyarankan Pemkab Segera Bersurat Ke Kemendagri Terlebih Dahulu
Desa Kemuning Tanjab Barat: Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Kemajuan Berkat Perkebunan dan Kepemimpinan Unggul
Dinas PMD Tanjab Barat Tegaskan PAW dan Pilkades Dilaksanakan Sesuai Pedoman Kemendagri
Dugaan Penjualan Gunakan Mobil PS di Pertashop Adi Jaya Akan Dicek Lapangan
Menanggapi Temuan BPKP Proyek Pintu Air Senilai Rp 700 Juta Lebih , Pengamat: Kontraktor yang Merugikan Negara Harus Dikenai UU Tipikor
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:43 WIB

Dugaan Mutasi PPPK Dipindahkan Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Medsos

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:51 WIB

Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:39 WIB

Kades Terpilih PAW Tetap Dilantik, Bupati: Namun Tetap Menunggu Penegasan Mendagri

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:49 WIB

Permasalahan PAW di Berapa Desa, Komisi I DPRD : Menyarankan Pemkab Segera Bersurat Ke Kemendagri Terlebih Dahulu

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:59 WIB

Desa Kemuning Tanjab Barat: Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Kemajuan Berkat Perkebunan dan Kepemimpinan Unggul

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:16 WIB

Dugaan Penjualan Gunakan Mobil PS di Pertashop Adi Jaya Akan Dicek Lapangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:22 WIB

Menanggapi Temuan BPKP Proyek Pintu Air Senilai Rp 700 Juta Lebih , Pengamat: Kontraktor yang Merugikan Negara Harus Dikenai UU Tipikor

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:31 WIB

Menanggapi Kisruh Perekrutan Tenaga Kerja MBG, Begini Penjelasan Humas Dapur MBG

Berita Terbaru