KUALA TUNGKAL, LIPUTANJAMBI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kuala Tungkal menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan turut serta mendukung program bedah rumah yang digagas Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Program ini merupakan wujud kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Iwan Darmawan beserta jajaran, meninjau langsung lokasi perbaikan rumah milik warga kurang mampu di Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam, Kamis (11/6). Rumah tersebut sebelumnya dinyatakan rusak berat dan tidak layak huni.
Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Lapas Kuala Tungkal dan Baznas. Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan program prioritas peningkatan kualitas hunian warga.
“Setelah peninjauan ini, perbaikan rumah akan segera dilaksanakan. Kami berterima kasih atas dukungan Lapas dan Baznas, sehingga program ini bisa segera memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkontribusi dalam program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyatakan, keterlibatan ini merupakan bagian dari tugas pemasyarakatan untuk membangun hubungan harmonis dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Lapas Kuala Tungkal berkomitmen mendukung penuh program pemerintah daerah yang bertujuan menyejahterakan masyarakat. Kegiatan ini adalah bukti nyata gotong royong antarinstansi. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak warga yang terbantu,” tegasnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan Lapas dalam kegiatan sosial juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif lembaga pemasyarakatan, yang tidak hanya berfokus pada pembinaan narapidana, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Program tahap ini merehabilitasi satu unit rumah sebagai awal, dengan sasaran utama rumah-rumah warga yang kondisinya sudah tidak memenuhi standar kelayakan huni. Diharapkan kolaborasi ini dapat menjadi contoh kerja sama yang baik dan diperluas cakupannya ke depannya.(cw)







