Liputan Jambi. id– Wajah Kota Kuala Tungkal semakin terlihat tidak terawat akibat banyaknya kabel internet dan komunikasi yang tumpang tindih serta tidak teratur pada tiang listrik milik PLN. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika kota yang seharusnya menarik, tetapi juga menyimpan potensi bahaya bagi masyarakat, Selasa (31/03/2026).
Foto dokumentasi di lokasi menunjukkan kondisi kabel yang sangat memprihatinkan. Di berbagai ruas jalan, puluhan kabel dari berbagai penyedia layanan terlihat saling melilit seperti benang kusut di tiang-tiang listrik. Beberapa bagian kabel bahkan menggantung rendah, berkelok-kelok tanpa penataan yang rapi, hingga membuat pemandangan jalanan terkesan kumuh dan kurang terkelola.
Warga mengaku kecewa dengan kondisi yang semakin memburuk dari hari ke hari. Banyak yang menyatakan bahwa penataan kota yang sudah direncanakan menjadi lebih menarik kini tergerus oleh keberadaan kabel-kabel yang berantakan ini.
“Kita kan ingin kota kita terlihat rapi dan menarik, terutama bagi pengunjung atau wisatawan yang datang. Tapi dengan kondisi kabel yang seperti ini, kesan pertama jadi kurang baik dan terkesan kumuh,” ungkap salah seorang pedagang di kawasan pusat kota.
Selain masalah estetika, tumpang tindih kabel juga menjadi kekhawatiran terkait keselamatan. Beban yang terlalu berat pada tiang listrik, ditambah dengan risiko korsleting atau putusnya kabel saat cuaca buruk, dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan dan merusak jaringan listrik utama.
Praktik pemasangan kabel tanpa izin resmi dan penataan yang sesuai standar juga dinilai melanggar peraturan yang berlaku. Pemerintah daerah seharusnya mengawasi dan menyelaraskan kerja sama antara PLN dan penyedia layanan jaringan untuk menjamin keamanan dan kerapian instalasi.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera melakukan langkah penertiban dan penataan ulang. Beberapa warga bahkan mengusulkan agar sistem kabel tanam menjadi pilihan utama untuk memperbaiki wajah kota dan mengurangi risiko bahaya.
“Hanya dengan penataan yang serius dan tindakan tegas, kondisi kota yang kumuh akibat kabel berantakan ini bisa teratasi. Kita berharap semua pihak terkait segera bekerja sama untuk menyelesaikannya,” tambah seorang tokoh masyarakat setempat.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai rencana penanganan yang akan dilakukan. Namun, harapan masyarakat terhadap perbaikan kondisi kota semakin tinggi seiring dengan meningkatnya keprihatinan terhadap masalah kabel semrawut ini. (Tim)






