Dinilai Belum Layak, Dapur SPPG MBG Diberi waktu Perbaikan

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBARAT, LIPUTANJAMBI.ID – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pusat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbarat) diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan. Hal ini terungkap dalam rapat gabungan Komisi DPRD Tanjabbarat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Rabu  (15/4/2026).

Salah seorang anggota DPRD Tanjabbarat yang menjadi sumber berita membenarkan hasil pertemuan tersebut. Menurut keterangan yang diterima dari pihak DLH, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang telah beroperasi rata-rata belum memenuhi standar yang ditetapkan.

“IPAL-nya tidak sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Tidak hanya dari sisi instalasi, bangunan fisiknya juga dinilai belum memenuhi standar yang ditetapkan,” ungkap sumber tersebut.

Lebih lanjut, sumber menjelaskan bahwa dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan juga belum berani mengeluarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) karena seluruh persyaratan teknis dan kebersihan belum terpenuhi sepenuhnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengawasan, Pengendalian Pencemaran dan Pengaduan Lingkungan Hidup DLH Tanjab Barat, Hilman, membenarkan hal tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap pembinaan dan meminta pengelola segera melakukan perbaikan.

“Kami akan mengecek perkembangannya secara berkala. Saat ini kita masih membina dan memberikan waktu satu bulan untuk perbaikan. Nanti akan kita evaluasi kembali,” ujar Hilman.

Ia menjelaskan, terdapat tiga tahapan penindakan yang berlaku, yaitu pembinaan, teguran tertulis, hingga sanksi penangguhan (suspensi). Namun, kewenangan pemberian sanksi suspensi berada di tingkat pusat, sementara pihaknya hanya bertugas memantau dan melaporkan kondisi lapangan.

“Suspensi itu bukan kewenangan kita, tetap dari pusat. Kita cuma memberi tahu kondisinya. Kalau temuan ada, kita suruh perbaiki,” jelasnya.

Terkait kondisi di lapangan, Hilman mengaku telah memeriksa seluruh dapur SPPG dan mengkategorikannya menjadi layak dan sedang. Ia menegaskan bahwa pihaknya fokus memantau aspek lingkungan, khususnya pengelolaan limbah dan sampah, serta kesesuaian pembangunan dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku.

“IPAL SPPG ini tetap dalam pantauan kami. Kami sudah pelajari juknisnya, kami akan cek bagaimana pembangunannya. Yang menjadi kewenangan kami adalah soal SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup), izin, limbah, dan sampah. Untuk aspek bangunan fisik lainnya, itu menjadi wewenang OPD terkait,” tambahnya.

Sementara itu, terkait tindak lanjut, jika dalam waktu satu bulan tidak ada perbaikan signifikan, maka persoalan ini akan dilaporkan langsung ke tingkat pusat.(tim)

Berita Terkait

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau
Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas
Perkuat Pengawasan Keselamatan Pelayaran, KSOP Kuala Tungkal Tekankan Lashing dan Jarak Aman Kendaraan
2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati
Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat
Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi
Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen

Berita Terbaru