Tanjab Barat, Liputan Jambi. id– Sebanyak empat atlet panahan putra-putri asli Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi ditetapkan menjadi utusan Provinsi Jambi pada ajang Milk Life Archery Challenge Kejurnas Junior 2026. Keberhasilan ini membanggakan, mengingat mereka lolos melalui tahap seleksi yang sangat ketat.
Kejuaraan tingkat nasional ini akan berlangsung pada 21 hingga 30 Juli 2026 di Lapangan Super Soccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Acara diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB PERPANI) bersama Pengprov PERPANI Jawa Tengah dan Djarum Foundation Bakti Olahraga.
Keempat atlet yang akan membawa nama baik daerah tersebut diantaranya.
1. Michaelia Haura Nissya – Kelas Compound Putri
2. Ainun Mahya – Kelas Standar Nasional Putri
3. M. Alfin Wirdanata – Kelas Standar Nasional Putra
4. M. Faizan Akbar – Kelas Standar Nasional Putra
Sebagian besar mereka masih berstatus pelajar, mulai dari jenjang SD, SMP/MTs, SMA, hingga perguruan tinggi.
Kemampuan para atlet ini tidak perlu diragukan lagi. Sepanjang tahun 2025, mereka telah menorehkan sederet prestasi di tingkat daerah maupun provinsi.
– Michaelia Haura Nissya: Kejurprov Panahan 2025 (2 Emas, 1 Perak); Jambi Bahagia Series 2 (2 Emas)
– Ainun Mahya: Semen Padang Open Tournament (1 Emas); Jambi Bahagia Series 2 (4 Emas + predikat Best Score Putri Pelajar)
– M. Alfin Wirdanata: Jambi Bahagia Series 2 (2 Emas + predikat Best Score Atlet Putra Pelajar)
– M. Faizan Akbar: Jambi Bahagia Series 2 (1 Emas, 1 Perak)
Selain itu, kabar baik juga datang dari cabang olahraga berkuda. Muhammad Nazif Syukuri berhasil meraih peringkat ke-2 dengan mengumpulkan 55 poin dalam Seleksi Daerah Berkuda Memanah tingkat Provinsi Jambi. Ia menjadi satu dari 10 atlet yang ditunjuk mewakili Jambi.
Ketua Pengcab PERPANI Tanjung Jabung Barat menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan bimbingan para pelatih.
“Mereka adalah aset berharga daerah yang lahir dan dibina di sini. Meskipun masih pelajar, semangat dan prestasi mereka membuktikan mampu bersaing. Ini kesempatan emas mengukir nama kabupaten di kancah nasional,” ujarnya.
Ia pun memohon dukungan nyata dari pemerintah daerah, meliputi penyediaan fasilitas latihan yang layak, program pembinaan jangka panjang, serta bantuan persiapan lomba agar mereka tampil maksimal.
“Investasi pada atlet muda hari ini adalah modal prestasi masa depan. Dukungan ini tak hanya memajukan olahraga, tapi juga memotivasi generasi muda lain untuk berprestasi,” tambahnya.
Kejurnas Junior 2026 menjadi ajang pembuktian sekaligus sarana menambah pengalaman bertanding bagi para atlet, guna mengasah kemampuan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.(cw)







