TANJAB BARAT, LIPUTAN JAMBI.ID — Komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui peresmian ribuan jembatan dan sumber air bersih di berbagai wilayah Indonesia.
Pada Kamis, 13 Agustus 2026, Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto meresmikan secara terpusat sebanyak 3.395 unit jembatan serta 3.000 titik sumber air bersih yang dibangun melalui sinergi TNI dan Polri. Peresmian dilaksanakan secara daring melalui konferensi video dan diikuti jajaran TNI, pemerintah desa, serta masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Di Tanjung Jabung Barat, kegiatan berlangsung mulai pukul 10.15 WIB di Jembatan Beton Parit 8, Dusun Makmur, Desa Tungkal I, serta Jembatan Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang.
Kegiatan diikuti langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0419/Tanjab, Letkol Inf. Zulhiardi, S.IP., M.Han., Pasiter Kodim 0419/Tanjab Kapten Inf. Rudy Candra Marpaung, para Babinsa Koramil 419-03/Tungkal Ilir, Wakil Kepala Desa Teluk Ketapang Anas, Ketua BPD Desa Tungkal I Naslan, perwakilan SMK Negeri 2 Tanjab Barat, serta warga kedua desa.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian pidato sekaligus peresmian nasional oleh Presiden RI, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI dan Polri atas kontribusi pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Beliau menegaskan, pembangunan ribuan jembatan dan sumber air bersih tersebut menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan yang menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat.
Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta seluruh personel TNI dan Polri yang terlibat. Menurut beliau, keterlibatan TNI dan Polri dalam pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat merupakan wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu, bangsa yang gotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kebaikan rakyat,” ujar Presiden Prabowo.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa sebanyak 895 jembatan dibangun oleh Polri, menghubungkan sekitar 1.314 desa dan dimanfaatkan kurang lebih 2 juta jiwa, dengan total panjang jembatan sekitar 19,2 kilometer.
Peresmian ini sekaligus memperlihatkan sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung, terutama di wilayah yang membutuhkan akses penghubung dan air bersih.
Di Tanjab Barat, kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 11.10 WIB. Diharapkan program ini tidak hanya meningkatkan akses dan mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperkuat konektivitas antardaerah, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (cw)







