Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, LIPUTAN JAMBI.ID— Jebolnya tanggul milik PT Pelda di Desa Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum tertangani selama lebih dari setahun. Kondisi itu menyebabkan genangan akibat air pasang terus merendam perkebunan warga hingga ratusan tanaman perkebunan mati.
Kondisi tersebut menimbulkan keresahan bagi warga, terutama para petani yang bergantung pada hasil perkebunan kelapa sawit, pinang, dan tanaman lainnya. Genangan air yang terus‑menerus mengganggu aktivitas harian sekaligus mengancam kelangsungan usaha perkebunan mereka.
Warga mengaku telah  menyampaikan keluhan dan protes terkait kerusakan tanggul tersebut ke Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui instansi terkait.
“Kami meminta pertanggungjawaban pihak PT Pelda atas matinya tanaman di kebun kami pasca jebolnya tanggul. Persoalan ini juga sudah kami laporkan ke dinas terkait,” ujar salah satu warga.
Warga tidak hanya menuntut pertanggungjawaban atas kerugian tanaman, tetapi juga mendesak perusahaan segera memperbaiki tanggul yang jebol guna mencegah dampak banjir yang lebih besar.
“Selain soal pertanggungjawaban atas tanaman yang mati, kami juga meminta pihak PT Pelda segera memperbaiki tanggul yang jebol,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. Riduwan membenarkan telah menerima laporan masyarakat terkait dampak kerusakan tanggul tersebut.
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Kamis (22‑10‑2026), Riduwan menyampaikan pihaknya bersama Camat setempat dan instansi terkait telah menggelar rapat pembahasan persoalan itu.
“Informasi tersebut benar. Hari ini kami bersama camat setempat dan beberapa instansi terkait menggelar rapat di Disbunak terkait hal itu,” ujarnya.
Riduwan menjelaskan Dinas Perkebunan dan Peternakan telah melayangkan surat teguran kepada PT Pelda, dan surat tersebut telah mendapat tanggapan dari pihak perusahaan.
“Surat teguran yang kita layangkan sudah dijawab oleh pihak PT Pelda. Hari ini alat berat untuk memperbaiki tanggul yang jebol sudah dibawa menuju lokasi,” terangnya.
Sayangnya, pihak PT Pelda belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan pernyataan terkait tuntutan ganti rugi warga. Meski rencana perbaikan tanggul sudah ada, persoalan ganti rugi kerugian petani akibat matinya tanaman perkebunan belum terjawab.
Masyarakat berharap perbaikan tanggul segera direalisasikan dan persoalan kerugian yang mereka alami mendapat penyelesaian yang jelas, agar dampak banjir tidak terus berlarut‑larut dan merugikan kehidupan warga Desa Sungai Dualap. (CW)

Berita Terkait

Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat
Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen
Kemanunggalan Nyata di Dusun Hidayah, Progres Sumur Bor Sasaran 5 TMMD Tembus 50 Persen
Kebut Pemenuhan Air Bersih, Progres Sumur Bor Sasaran 1 TMMD Tembus Angka 67 Persen
Optimalisasi Alat Berat dan Cuaca Bersahabat, Progres Jalan dan Tanggul TMMD Tembus Angka Signifikan
Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Kejar Konstruksi RTLH Bapak Mulyono
Didampingi Tim Kesehatan, Satgas TMMD Genjot Pengeboran Sumur Bor Titik‑3 Demi Sanitasi Warga
Ketua DPRD Tanjab Barat Beri Tanggapan Terkait Bantuan Revitalisasi Sekolah Pemerintah Pusat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Warga Lapor ke Bupati, Janji Perbaikan Tanggul PT Pelda Belum Terwujud

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Pimpin Apel Pagi, Sekda Hermansyah Ingatkan PPPK Paruh Waktu: Tahun 2027 Minimal Berpredikat Baik  

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Terima Audiensi Mahasiswa PKL, Bupati Harap Kajian Transportasi Jadi Acuan Perencanaan Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Peringatan Haul Akbar, Bupati Tanjab Barat Serukan Doa Agar Karhutla Segera Berakhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:40 WIB

26 Pondok Pesantren Ikut Lomba, Bupati Tanjab Barat Tekankan Ukhuwah Santri

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Keluhan Stok Darah di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Jelaskan Pola Penyimpanan Darurat  

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Cegah Karhutla, PT Tebo Multi Agro Gelar Sosialisasi di Desa Dusun Baru dan Tanjung Pucuk Jambi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Bupati Anwar Sadat Pantau Kondisi Pasien Dampak Kabut Asap di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal

Berita Terbaru