Menanggapi Kisruh Perekrutan Tenaga Kerja MBG, Begini Penjelasan Humas Dapur MBG

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, LIPUTAN JAMBI. id- Menanggapi kisruh yang berkembang seputar perekrutan tenaga kerja di lingkup Makanan Bergizi Gratis (MBG), Salah satu Humas Dapur MBG Wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, Rita Anggraini, memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Penjelasan ini dikonfirmasi pada hari Sabtu (31/1/2026) siang.

Rita menyampaikan bahwa setiap dapur MBG memiliki vendor yang berbeda-beda. Ketika ditanya mengenai sistem perekrutan yang dilakukan oleh vendor yayasan yang kini mengelolanya apakah secara mandiri atau melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dia menjelaskan bahwa pada awalnya pihaknya bekerja sama dengan Disnaker.

“Kalau kemaren kami kerjasama dengan Disnaker. Soalnya belum ada yang berminat seperti sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya, Dapur Siswa merupakan dapur perintis, sehingga pada masa awal beroperasi sangat sulit untuk menemukan orang yang bersedia bergabung. Akibatnya, pada waktu itu ada yang datang dari berbagai daerah seperti Tanjung Jabung Timur, Tungkal Ulu, bahkan dari Kota Jambi.

Namun seiring berjalannya waktu, terdapat Standar Operasional Prosedur (SOP) baru dari Badan Pangan Nasional (BGN) yang menetapkan bahwa para relawan (sebutan bagi pekerja di dapur) harus memiliki domisili di wilayah kerja masing-masing dapur. Oleh karena itu, relawan yang berasal dari luar wilayah dapur diminta untuk mengundurkan diri atau harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga (KK) dengan alamat Kecamatan Tungkal Ilir.

“Alhamdulillah Dapur Siswa saat ini sudah mempekerjakan warga Kuala Tungkal semuanya. Selain itu, Alhamdulillah semua relawan Dapur Siswa juga sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Terpisah, Plt. Kadis Tenaga Kerja Tanjung Jabung Barat dikonfirmasi terkait apakah pekerja di program SPPG Jalan Siswa telah terdaftar dalam jaminan ketenagakerjaan. Plt. Kadis tersebut mengatakan bahwa belum ada komunikasi terkait hal tersebut dengan pihaknya.(tim)

Berita Terkait

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau
Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas
Perkuat Pengawasan Keselamatan Pelayaran, KSOP Kuala Tungkal Tekankan Lashing dan Jarak Aman Kendaraan
2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati
Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat
Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi
Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen

Berita Terbaru