Diduga Ada Kriminalisasi, Sengketa Lahan di Tanjabbar Ini Ditangani Komnas HAM

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Ada Kriminalisasi, Sengketa Lahan di Tanjabbar Ini Ditangani Komnas HAM

Liputanjambi.id, Tanjabbar – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI turun tangan menangani sengketa lahan antara masyarakat Desa Badang, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dengan PT Dasa Anugrah Sejati (DAS). Dugaan adanya kriminalisasi dalam konflik ini menjadi perhatian utama.

Konflik lahan yang telah berlangsung lama ini melibatkan masyarakat adat Desa Badang yang tergabung dalam Kelompok Anggota Masyarakat Hukum Adat (KAMHA) Imam Hasan. Mereka mengklaim bahwa PT DAS, sebuah perusahaan perkebunan sawit, telah menyerobot tanah adat mereka.

Merasa tidak ada kejelasan dan penyelesaian yang adil, KAMHA Imam Hasan mengadukan persoalan ini ke Komnas HAM RI. Laporan tersebut disampaikan pada Selasa, 25 November 2025, dengan harapan Komnas HAM dapat menjembatani konflik dan memberikan solusi yang berkeadilan bagi masyarakat.

“Kami sudah melaporkan masalah ini ke Komnas HAM karena kami merasa ada indikasi kriminalisasi dalam penanganan konflik ini,” ujar perwakilan KAMHA Imam Hasan. “Kami berharap Komnas HAM bisa mengungkap fakta yang sebenarnya dan memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat.”

Surat resmi dari Komnas HAM RI nomor 868/PM.00/SPK.01/XI/2025 tertanggal 3 November 2025, menyatakan bahwa Komnas HAM telah menerima pengaduan dari Dedi Ariyanto, perwakilan KAMHA Imam Hasan Desa Badang. Aduan tersebut bernomor 004/KAMHA/IH-DB/VI/202 dan tertanggal 11 Juni 2025, perihal permohonan perlindungan terhadap kriminalisasi penanganan konflik sosial antara KAMHA Desa Badang dengan PT Dasa Anugrah Sejati (PT DAS).

Dalam surat tersebut, Komnas HAM menyatakan akan melakukan klarifikasi kepada berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, dan PT DAS. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan informasi yang komprehensif dan objektif mengenai konflik yang terjadi.

Salah satu poin penting dalam aduan masyarakat adalah adanya dugaan kriminalisasi terhadap anggota masyarakat yang memperjuangkan hak atas tanah adat mereka. Dugaan ini menjadi perhatian serius Komnas HAM, yang berjanji akan mengusut tuntas kebenarannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum dapat dimintai keterangan. Baik Pemerintah Kabupaten Tanjabbar maupun PT DAS belum memberikan pernyataan resmi terkait penanganan sengketa lahan ini.

Kehadiran Komnas HAM diharapkan dapat memberikan titik terang dalam konflik lahan yang telah meresahkan masyarakat Desa Badang. Masyarakat berharap, dengan adanya investigasi yang transparan dan berkeadilan, hak-hak mereka sebagai masyarakat adat dapat dipulihkan dan dilindungi. (Cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar Lebih di Desa Tungkal Satu Jadi Temuan BPKP Rp 781 Juta
Meski Loncat Tahun, Pekerjaan Proyek Jalan Tanjung Senjulang Belum Rampung Maksimal
Lurah Tungkal 2 Diduga Tutup Mata Terhadap Pekerjaan Amburadul di Wilayahnya, Masyarakat Takut Bersuara
Proyek Jalan APBD-P hingga DAU 2025 Tak Maksimal, Lurah Tak Respon Konfirmasi
Pekerjaan Jalan Dana Desa Suak Labu RT 07-08 Bernilai Ratusan Juta Retak dan Berdebu
Proyek Jalan yang Menghubungkan SDN 23 Menuju RT 13 Kelurahan Tebing Tinggi Terancam Rusak, Diduga Akibat Timbunan Tipis
Proyek Pintu Air Rp4 Miliar Ditemukan Retak ,Komisi III Minta Perbaiki,Albert: Audit BPKP Masih Berlangsung
Hanya 4 dari 60 Rumah Terpasang, Pamsimas Suak Labu Molor dan Kades dan Panitia Sulit Dikonfirmasi
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:46 WIB

Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar Lebih di Desa Tungkal Satu Jadi Temuan BPKP Rp 781 Juta

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:07 WIB

Meski Loncat Tahun, Pekerjaan Proyek Jalan Tanjung Senjulang Belum Rampung Maksimal

Senin, 12 Januari 2026 - 19:56 WIB

Lurah Tungkal 2 Diduga Tutup Mata Terhadap Pekerjaan Amburadul di Wilayahnya, Masyarakat Takut Bersuara

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:26 WIB

Proyek Jalan APBD-P hingga DAU 2025 Tak Maksimal, Lurah Tak Respon Konfirmasi

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pekerjaan Jalan Dana Desa Suak Labu RT 07-08 Bernilai Ratusan Juta Retak dan Berdebu

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:54 WIB

Proyek Pintu Air Rp4 Miliar Ditemukan Retak ,Komisi III Minta Perbaiki,Albert: Audit BPKP Masih Berlangsung

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:33 WIB

Hanya 4 dari 60 Rumah Terpasang, Pamsimas Suak Labu Molor dan Kades dan Panitia Sulit Dikonfirmasi

Senin, 5 Januari 2026 - 16:11 WIB

Disorot Media, Kadis PUPR Tanjabtim Angkat Bicara: Minta Rekanan Rapikan Proyek Jalan Rp1,8 Miliar

Berita Terbaru