TANJAB BARAT, Liputan Jambi. Id– Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian kebakaran yang melanda asrama putra Pondok Pesantren Al-Baqiyatus Shalihat di Kecamatan Tungkal Ilir pada Senin (9/2). Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan kepada 40 korban terdampak, yang terdiri dari 29 santri dan 11 keluarga guru pesantren.
Kebakaran yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 04.50 WIB telah merusak satu bangunan semipermanen dan empat kamar asrama santri. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun dua orang terdampak luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis.
Dalam kunjungan nya saat berada di lokasi, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap memberikan dukungan penuh untuk membantu pemulihan kondisi pesantren.
“Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk memulihkan keadaan dan memastikan kegiatan belajar mengajar di pesantren ini dapat segera berjalan lancar kembali seperti sedia kala,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkar) yang telah cepat merespon kejadian tersebut. “Terima kasih atas kesigapan dan kerja keras Tim Damkar yang telah berhasil memadamkan api dengan cepat. Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah selalu hadir untuk masyarakat, kapan pun dan di mana pun diperlukan,” tambahnya.
Bantuan yang diberikan mencakup berbagai jenis kebutuhan yang dibutuhkan oleh korban terdampak, antara lain:
– 20 paket tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis untuk santri
– 40 paket bantuan pokok yang terdiri dari kasur, kain/sarung, selimut, beras premium, makanan siap saji, mi instan, minyak goreng, biskuit kaleng, gula pasir, sarden, dan susu
– Bantuan uang tunai, seragam baju muslim, serta kitab belajar untuk mendukung aktivitas pendidikan
Kunjungan Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, yaitu Dandim, Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt Kadis Sosial, Inspektur Daerah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perkim), Kadis Perikanan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kadis Damkar, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Sosial, Camat Tungkal Ilir, serta Lurah Nibung.
Sampai saat ini, penyelidikan mengenai penyebab pasti terjadinya kebakaran masih sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Pemerintah Daerah berharap proses pemulihan fasilitas pesantren dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas belajar mengajar dan ibadah di Al-Baqiyatus Shalihat dapat kembali normal.(cw)






