Mencuap Misteri PAMSIMAS Teluk Ketapang yang Tak Pernah Beroperasi: Pipanya Diduga Tertukar Jadi Uang

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG JABUNG BARAT – Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dibangun sekitar tahun 2018 di Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hingga saat ini masih menjadi misteri bagi warganya. Alasan utamanya: proyek tersebut bahkan tak pernah beroperasi sepenuhnya, dan pipa yang seharusnya mengalirkan air malah diduga telah dijual.

Salah satu warga Desa Teluk Ketapang yang enggan menyebutkan namanya mengaku kecewa karena harapan mendapatkan air minum bersih yang terjamin terus terhalang. “Gimana kami mau merasakan aliran air PAMSIMAS itu, bang? Pipanya saja sudah dijual di Parit 12 Pudin,” ujar warga tersebut dengan nada kesal.

Keterangan warga itu kemudian dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Zahrul Wafa Ruslan selaku Penjabat Kepala Desa (PJ Kades) Desa Teluk Ketapang. Ia menyatakan bahwa pembangunan PAMSIMAS tersebut memang dilakukan sekitar tahun 2018. “Kalo gak salah tahun 2018 tu, pak,” ucapnya singkat.

Namun, terkait detail masalah pipa yang diduga dijual dan alasan proyek tak pernah beroperasi, Zahrul mengakui bahwa ia masih dalam proses penelusuran. “Dan kalo detailnya, maaf saya juga sedang menelusurinya, mas,” tambahnya.

Warga mengharapkan penjelasan jelas dari pihak terkait mengenai nasib proyek PAMSIMAS yang telah memakan anggaran negara, namun tak memberikan manfaat apapun bagi masyarakat. Masih belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya pipa dan kegagalan operasional proyek tersebut.(Tim)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar Lebih di Desa Tungkal Satu Jadi Temuan BPKP Rp 781 Juta
Meski Loncat Tahun, Pekerjaan Proyek Jalan Tanjung Senjulang Belum Rampung Maksimal
Lurah Tungkal 2 Diduga Tutup Mata Terhadap Pekerjaan Amburadul di Wilayahnya, Masyarakat Takut Bersuara
Proyek Jalan APBD-P hingga DAU 2025 Tak Maksimal, Lurah Tak Respon Konfirmasi
Pekerjaan Jalan Dana Desa Suak Labu RT 07-08 Bernilai Ratusan Juta Retak dan Berdebu
Proyek Jalan yang Menghubungkan SDN 23 Menuju RT 13 Kelurahan Tebing Tinggi Terancam Rusak, Diduga Akibat Timbunan Tipis
Proyek Pintu Air Rp4 Miliar Ditemukan Retak ,Komisi III Minta Perbaiki,Albert: Audit BPKP Masih Berlangsung
Hanya 4 dari 60 Rumah Terpasang, Pamsimas Suak Labu Molor dan Kades dan Panitia Sulit Dikonfirmasi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:46 WIB

Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar Lebih di Desa Tungkal Satu Jadi Temuan BPKP Rp 781 Juta

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:07 WIB

Meski Loncat Tahun, Pekerjaan Proyek Jalan Tanjung Senjulang Belum Rampung Maksimal

Senin, 12 Januari 2026 - 19:56 WIB

Lurah Tungkal 2 Diduga Tutup Mata Terhadap Pekerjaan Amburadul di Wilayahnya, Masyarakat Takut Bersuara

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:26 WIB

Proyek Jalan APBD-P hingga DAU 2025 Tak Maksimal, Lurah Tak Respon Konfirmasi

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pekerjaan Jalan Dana Desa Suak Labu RT 07-08 Bernilai Ratusan Juta Retak dan Berdebu

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:54 WIB

Proyek Pintu Air Rp4 Miliar Ditemukan Retak ,Komisi III Minta Perbaiki,Albert: Audit BPKP Masih Berlangsung

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:33 WIB

Hanya 4 dari 60 Rumah Terpasang, Pamsimas Suak Labu Molor dan Kades dan Panitia Sulit Dikonfirmasi

Senin, 5 Januari 2026 - 16:11 WIB

Disorot Media, Kadis PUPR Tanjabtim Angkat Bicara: Minta Rekanan Rapikan Proyek Jalan Rp1,8 Miliar

Berita Terbaru