TANJAB BARAT, LIPUTAN JAMBI.id – Dalam kesempatan klarifikasi dan permohonan maaf yang digelar di SMAN 1 Tanjab Barat, Rabu (25/2/26) siang, salah satu guru menyampaikan aspirasi dan pertanyaan dari para siswa kepada Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota. Inti pertanyaan tersebut berkaitan dengan variasi menu yang dinilai semakin berkurang belakangan ini.
Menurut pengakuan guru tersebut, para siswa mempertanyakan penyebab menyusutnya jumlah menu yang disajikan. Pasalnya, pada saat peluncuran awal program, variasi menu yang tersedia dinilai cukup lengkap dan beragam, termasuk tersedia susu sebagai bagian dari menu harian.
Menanggapi keluhan dan pertanyaan tersebut, Ahli Gizi Darin yang didampingi langsung oleh Ketua SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota memberikan penjelasan resmi. Darin menyatakan bahwa pengurangan variasi menu merupakan langkah yang diambil dengan tujuan melakukan subsidi silang agar program tetap dapat berjalan.
Selain itu, terkait ketersediaan susu yang kini tidak lagi tersedia, Darin memohon maaf kepada seluruh pihak, terutama para siswa. Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena bahan baku susu saat ini sedang mengalami kelangkaan pasokan.
“Kami tidak mendapatkan pasokan dengan porsi yang kami butuhkan, yaitu 4 ribu,” terang Darin dalam kesempatan tersebut.
Pihak pengelola berharap penjelasan ini dapat dimengerti oleh seluruh pihak, khususnya para siswa dan tenaga pendidik. Mereka juga berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan kondisi yang ada.(cw)






