Diduga Biaya Pemasangan listrik sambungan baru di Seko Bervariasi,Sekjen KNPI himbau Masyarakat untuk jeli agar tidak kena pungli

Diduga Biaya Pemasangan listrik sambungan baru di Seko Bervariasi,Sekjen KNPI himbau Masyarakat untuk jeli agar tidak kena pungli


Liputanjambi.id-TANJABBARAT-Berdasarkan infomasi dihimpun lapangan bahwa biaya pemasangan listrik sambungan baru diwilayah Kecamatan Seberang kota(Seko)dikenakan bervariasi.

Seperti disampaikan  salah seorang warga kecamatan Seko,mengaku Didesa tempat tinggalnya dikenakan biaya penyambungan baru sebesar Rp 1,700.00 ribu,biaya itu sudah termasuk instalasi,"katanya,masing-masing desa dikenakan biaya beda-beda,ada Desa yang dikenakan sebesar Rp 1,400.00 ribu.

"dia tergantung kebutuhan didesa tersebut, misalnya ada lahan masyarakat yang kena,masyarakat gotong royong yang bayar lahan tersebut, cuman bayarnya dibebankan melalui di harga amper."ujarnya.

sementara ditindaklanjuti infomasi tersebut, kepala unit PLN Tanjabbar Lukman,dikonfirmasi melalaui via telpon menjelaskan,kalau biaya penyambungan yang dilakukan pihak PLN sesuai peraturan menteri ESDM No 27 Tahun 2017.

Seperti Biaya penyambungan baru untuk daya tersambung 900 VA dikenakan Rp.843.000,sedangkan daya 1.300 VA sebesar Rp.1.218.000 dan daya 2.200 VA sebesar Rp.2.062.000.namun biaya tersebut,belum masuk biaya materai,pulsa perdana dan biaya admistrasi bank,loket dan PPOB,"Jelas Lukman.

sedangkan untuk biaya pemasangan instalasi bangunan luar bukan tanggung jawab PLN,itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelanggan dengan jasa instalatir yang memiliki badan asosiasi listrik yang ada di Indonesia seperti Akli,Aklinas dan Aklindo.

Lanjut Lukman,untuk biaya sertifikat laik operasi yang diterbidkan oleh lembaga inspeksi teknik di luar PLN sesuai peraturan menteri ESDM No 27 Tahun 2017,biayanya bervariasi.untuk daya tersambung 900 VA sebesar Rp.60.000,- dan daya 1.300 VA sebesar Rp.95.000,-serta daya tersambung 2.200 VA sebesar Rp.110.000,-."beber Lukman,Minggu(14/6/20).

Terpisa Sekjen KNPI Tanjabbarat Lukmanurohim,himbau Masyarakat untuk jeli dan teliti,sebelum melakukan pemasangan listrik baru.selain itu saranya carilah jasa instalatir yang memiliki badan asosiasi listrik yang jelas,jangan instilatir abal-abal yang tidak memiliki badan asosiasi listrik tujuan agar jangan sampai kena pungli selain itu untuk menghindari terjadinya kosletinglistrik.

"Ya,masyarakat harus jeli,terutama sejumlah bahan yang dipakai Instilatir untuk memasang di dalam rumah.seperti Kabal,stok kontaknya dan lainya lihat bahan yang digunakan standar SNI apa tidak,jangan dibiarkan.karena kalau bahan yang digunakan tidak standar SNI atau KW dikwatirkan rawan kosleting yang bisa mengkibatkan kebakaran untuk itu masyarakat harus jeli."ujar sekjen KNPI.(CR7)