Kakek  tanpa indetitas ditemukan tim relawan MPC,dengan kondisi kaki luka dan mata rabun

Kakek  tanpa indetitas ditemukan tim relawan MPC,dengan kondisi kaki luka dan mata rabun


LIPUTANJAMBI.ID, TANJAB BARAT - Kakek usia senja bernama Hasan Basri (85) asal Tembilahan Provinsi Riau ditemukan telantar,Hasan Basri ditemukan relawan dengan kondisi kaki luka dan rabun matanya sebelah kanan.

Ully salah seorang relawan Muslim Penuh Cinta (MPC) mengatakan,kami menemukan kakek ini dijalan dalam keadaan luka bagian kaki,ujar Ully.Jumat (6/3/20).

Kata dia, Lansia bernama Hasan Basri ini sama sekali tidak memiliki keluarga di Tanjabbar dan hanya hidup sebatang kara.

" Lansia ini tidak mempunyai Indentitas, cuma kita tahunya, setelah dirinya mengatakan kalau dia bernama Hasan Basri berasal dari tembilahan (Riau)." Ungkapnya.

dijelaskan Ully, lansia ini telah lama Telantar di Tanjabbar, awalnya lansia ini dibawah oleh keluarga dari Riau  ke Tanjabbar. Namun keluarganya pulang lagi ke Riau dan meninggal nya seorang diri di Tanjabbar.

" Dari pengakuan kakek ini, dirinya tidak memiliki keluarga atau kerabat di Tanjabbar ini. Istri juga telah lama meninggal dunia," Terangnya.

" Kita juga sudah mencoba menghubungi keluarganya yang pernah mengantar dia ke Tanjabbar, akan tetapi tidak ada informasi terkait keluarganya. jadi kita sepakati bersama dinas sosial Tanjabbar, untuk dibawah ke panti jompo di Jambi." Timpalnya.

Sementara itu, Kabid Bidang Rehabilitasi sosial dan linjamsos dinsos Tanjabbar Hj. Siti Rahmah, SH. Mengatakan, jika pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak provinsi Jambi. Agar lansia telantar ini ditampung di panti jompo.

" Kita sudah koordinasi dengan provinsi, Rekomendasi kita diizinkan membawa agar lansia ini, untuk dirawat dan ditempat kan di panti jompo Tresna Wedan Budi Luhur yang pengelolaan dari dinas sosial provinsi." Kata Hj Siti Rahman.

" Kalau kita biarkan terlantar seperti ini, kasihan juga dia, dia juga tidak mempunyai keluarga di sini. Makanya segera kita tempat kan dipanti jompo biar dirawat disana," Pungkasnya.(D4)