Galian C dan Quarry Merajalela, WALHI Jambi Ingatkan Dampak Mengerikan

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tanjab Barat – Tragedi alam yang menghantam Sumatera Utara dan Sumatera Barat menjadi alarm bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Aktivitas tambang ilegal, khususnya galian C dan quarry, berpotensi besar memicu bencana serupa jika tidak segera ditangani.

Bencana yang terjadi di Sumatera menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan. Video-video yang beredar di media sosial memperlihatkan bagaimana tumpukan kayu hanyut terbawa banjir bandang, meninggalkan kerusakan parah.

Seorang warga Tanjab Barat yang peduli lingkungan mengungkapkan kekhawatirannya, “Pemerintah Tanjab Barat jangan sampai tutup mata. Awasi betul tambang-tambang yang beroperasi, terutama yang ilegal dan merusak lingkungan.”

Kondisi ini diperparah dengan maraknya aktivitas penambangan quarry dan galian C di wilayah Tungkal Ulu dan sekitarnya. Ironisnya, meski sudah menjadi sorotan anggota DPR RI Dapil Jambi dan DPRD Provinsi Jambi, aktivitas ini terus berjalan tanpa tindakan tegas.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi pun angkat bicara, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemkab Tanjab Barat untuk bertindak tegas terhadap tambang ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

WALHI Jambi memaparkan sejumlah dampak mengerikan akibat tambang ilegal:

– Kerusakan Ekosistem & Bencana Ekologis: Penambangan mengubah bentang alam, memicu banjir dan tanah longsor.

– Pencemaran & Kerusakan Sungai: Air sungai menjadi keruh, tercemar limbah, dan terjadi sedimentasi yang merusak ekosistem sungai. Masyarakat kehilangan akses air bersih dan mata pencaharian.

– Perubahan Morfologi Sungai: Erosi tebing sungai, perubahan kedalaman sungai, dan kerusakan sepadan sungai mengancam fungsi ekologis sungai.

Peringatan WALHI Jambi ini jelas: Tanjab Barat berada di ambang bencana jika pemerintah tidak bertindak cepat dan tegas. Apakah tragedi Sumatera akan terulang di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan? (Tim)

Editor : Liputan jambi. Id

Sumber Berita : Walhi

Berita Terkait

Usaha Dana Hibah Berlanjut, Michaelia Haura Nissya Wakili Tanjab Barat di Kejurnas Panahan Waroeng SS Yogyakarta
PLTU Perhubungan dan Dinkes Ditetapkan Definitif, Pemkab Tanjab Barat Lantik Pejabat Mulai Eselon II, III, IV hingga Fungsional
BKPSDM Tanjab Barat: Pejabat Eselon II hingga Fungsional Akan Dilantik Hari Ini
Empat Atlet Muda Tanjung Jabung Barat Wakili Jambi di Kejurnas Panahan Junior 2026
Mutu Dipertanyakan: Jalan Rabat Beton DAU Bram Itam Kiri Baru Jadi Sudah Retak
Lapas Kuala Tungkal Gandeng Pertamina Bekali Keterampilan Warga Binaan
JMSI Jambi Lakukan Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris
Bupati Anwar Sadat Dukung Program Pilah Sampah dan Daur Ulang di Muara Papalik
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:11 WIB

Usaha Dana Hibah Berlanjut, Michaelia Haura Nissya Wakili Tanjab Barat di Kejurnas Panahan Waroeng SS Yogyakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:52 WIB

PLTU Perhubungan dan Dinkes Ditetapkan Definitif, Pemkab Tanjab Barat Lantik Pejabat Mulai Eselon II, III, IV hingga Fungsional

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

BKPSDM Tanjab Barat: Pejabat Eselon II hingga Fungsional Akan Dilantik Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:14 WIB

Empat Atlet Muda Tanjung Jabung Barat Wakili Jambi di Kejurnas Panahan Junior 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:44 WIB

Mutu Dipertanyakan: Jalan Rabat Beton DAU Bram Itam Kiri Baru Jadi Sudah Retak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:59 WIB

JMSI Jambi Lakukan Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:53 WIB

Bupati Anwar Sadat Dukung Program Pilah Sampah dan Daur Ulang di Muara Papalik

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:55 WIB

Kodim 0419/Tanjab Gelar Nobar “Bola Gembira”Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat

Berita Terbaru