Tanjab Barat,Liputan Jambi- Di tengah kedalaman malam yang masih menyelimuti wilayah Kuala Tungkal, kesigapan dan kasih sayang petugas kepolisian bersinar terang. Pada hari Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, personel KP.TAKA-3010 Ditpolair Korpolairud Baharkam Mabes Polri bersama Personil Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat dengan penuh tanggung jawab melakukan evakuasi darurat terhadap seorang pasien yang membutuhkan penanganan medis segera, menjadikan diri mereka sebagai pelindung yang dapat dipercaya oleh masyarakat.
Pelaporan bantuan datang dari Ns. Muhammad Rivaldi, S.Kep (NIP: 199507272025211096) dari Puskesmas Tungkal V, yang dengan cemas menyampaikan bahwa tidak ada armada yang tersedia untuk merujuk pasien dengan kondisi darurat sebuah situasi yang bisa saja membahayakan nyawa jika tidak segera ditangani. Tanpa ragu, personel Satpolairud Polres Tanjab Barat langsung berkoordinasi erat dengan piket KP.TAKA-3010 untuk memberikan bantuan secepat mungkin.
“Setelah menerima informasi dari Puskesmas, kami tidak berpikir panjang sedikit pun. Meskipun telah menjalankan tugas seharian penuh, kami langsung bergerak pukul 02.30 WIB dari Gudang Alloe menuju Puskesmas Tungkal V menggunakan rubber boat kami. Nyawa masyarakat adalah prioritas utama kita, selalu,” ujar IPTU Ragel Wira Agung Pradhana, S.T., Komandan KP.TAKA-3010 dengan suara penuh kebanggaan dalam laporannya kepada Kasubdit Patroliair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.
Dengan keahlian dan kehati-hatian yang luar biasa, tim yang terdiri dari 2 orang personel KP.TAKA-3010 dan 1 orang personel Satpolairud Polres Tanjab Barat menyeberangi perairan untuk menjemput pasien. Mereka tiba di dermaga Puskesmas Tungkal V sekitar pukul 03.20 WIB dan dengan penuh perhatian membawakan pasien, hingga akhirnya tiba di Dermaga Gudang Alloe pukul 04.00 WIB sebelum diteruskan ke RSUD Daud Arif menggunakan mobil ambulance.
Pasien yang bernama Rahmadi (25 tahun, laki-laki), yang berdomisili di Pulau Ruku Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, mengalami sakit usus buntu yang sudah membengkak. Menurut keterangan tenaga medis, kondisi tersebut sangat berbahaya dan membutuhkan pertolongan segera untuk mencegah risiko pecahnya usus yang bisa mengancam nyawa.
Tindakan luar biasa ini bukan hanya menjadi bukti profesionalisme tinggi yang dimiliki oleh setiap anggota Polri, tetapi juga mencerminkan jiwa kepedulian yang mendalam terhadap masyarakat. Petugas KP.TAKA-3010 Baharkam Mabes Polri dan Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga pembantu dan pelindung rakyat yang selalu siap memberikan tangan bantuan, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan (cw)





