Diminta Tanggapi Pertashop Desa Adi Jaya, Diskoperindag Tanjabbar Bentuk Tim Satgas

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanjambi.id, Tanjabbarat – Menanggapi dugaan kasus yang mencuat terkait pengelolaan pertashop di Desa Adi Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera membentuk tim satgas untuk melakukan pemeriksaan mendalam. Langkah ini diambil sebagai respon atas permintaan tanggapan terkait dugaan pelanggaran dan kurangnya transparansi yang dilaporkan masyarakat.

Kepala Diskoperindag Syawaludin F Tanjung mengkonfirmasi hal ini pada Jumat (23/1/2026), menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Kami merespon cepat dengan membentuk tim satgas guna melakukan verifikasi terhadap informasi yang masuk. Seluruh data hasil pemeriksaan akan kami sampaikan langsung ke pihak Pertamina untuk penindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Syawaludin menegaskan bahwa jika terbukti ada pelanggaran, akan diberikan sanksi tegas mulai dari teguran keras hingga pencabutan izin operasional pertashop. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan media yang telah menyampaikan informasi penting tersebut.

Sebelumnya, pada Selasa malam (20/1), aktivitas tidak biasa teramati di pertashop yang dikelola Bumdes Desa Adi Jaya. Terdapat puluhan galon yang diisi BBM jenis Pertamax kemudian dimuat ke mobil jenis PS, diperkirakan mengangkut ribuan liter BBM dan diangkut keluar desa menuju arah Tebing Tinggi.

Warga mengajukan pertanyaan terkait ketersediaan BBM yang tidak memenuhi kebutuhan lokal, padahal diduga dijual ke luar wilayah. Selain itu, mereka juga meminta klarifikasi mengenai transparansi pengelolaan usaha Bumdes yang telah berjalan lebih dari 3 tahun dan sumber dana yang berasal dari dana desa.

“Kami meminta pihak terkait memberikan tanggapan karena kebutuhan masyarakat di sini saja belum terpenuhi, sementara BBM justru keluar desa. Selain itu, kami juga ingin tahu berapa keuntungan yang diperoleh dan bagaimana pengelolaannya karena ini adalah uang negara,” jelas salah satu warga.(cw)

Berita Terkait

DAMPAK KEMARAU PANJANG, 87 HEKTAR SAWAH GAGAL PANEN — INI PENJELASAN KADIS TANAMAN PANGAN
PERSIAPAN TMMD KE-130, DANDIM TINJAU LOKASI SASARAN DI DESA MERBAU
KABUT ASAP MELANDA KUALA TUNGKAL, BUPATI BAGIKAN MASKER-KADISKES: INDEKS KUALITAS UDARA MASIH AMAN
BREAKING NEWS: KABUT ASAP KEMBALI MELANDA KUALA TUNGKAL, ASAP TERASA MENYENGAT SIANG INI
GANDENG PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH, UMKM NAIK KELAS TANJAB BARAT SUKSES GELAR LOMBA HUT RI KE-81
PINANG JADI TIANG LISTRIK 3 TAHUN, DINAS PERKIM JANJI TURUN SORE INI
DI TENGAH SEMARAK HUT RI, 5 BATANG PINANG JADI TIANG LISTRIK SUDAH 3 TAHUN — WARGA: KAMI BELUM MERDEKA!
PETROCHINA KERAHKAN PERSONEL DAN ALAT BANTU PADAMKAN KARHUTLA
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen

Berita Terbaru