TANJAB BARAT,LIPUTAN JAMBI. ID— Bazar Ekraf Pesisir 2026 tidak hanya menjadi etalase promosi produk unggulan lokal, tetapi juga menjelma sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61 sekaligus HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbudpora Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Muslimin, S.S., Kom.I., mengatakan kehadiran berbagai komunitas UMKM membuktikan semangat pelaku usaha lokal terus tumbuh untuk berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pasar.
“Kami ingin Bazar Ekraf Pesisir menjadi wadah yang mempertemukan pelaku UMKM, komunitas kreatif, pemerintah, hingga masyarakat. Dari sinilah kolaborasi lahir untuk mendorong UMKM Tanjung Jabung Barat naik kelas, memiliki daya saing yang lebih kuat, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Menurut Muslimin, pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan agar potensi lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi. Pemerintah daerah melalui Bidang Ekonomi Kreatif terus membuka ruang kolaborasi melalui pembinaan, peningkatan kapasitas SDM, promosi, hingga pendampingan pemasaran.
“Kami siap berkolaborasi dengan seluruh komunitas UMKM. Tujuan kami jelas melahirkan lebih banyak pelaku usaha mandiri, inovatif, berdaya saing, serta menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Tanjung Jabung Barat,” tegasnya.
Komitmen ini disambut positif DPC Komunitas UMKM Naik Kelas Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berada di bawah naungan KADIN. Keikutsertaan komunitas menjadi wujud dukungan terhadap kemajuan UMKM lokal melalui promosi, penguatan jejaring, dan peningkatan daya saing.
Ketua DPC Komunitas UMKM Naik Kelas, Ernawati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya Disparbudpora, atas ruang dan kesempatan yang diberikan.
“Terima kasih atas kesempatan berpartisipasi dalam Bazar Ekraf Pesisir 2026. Ini peluang luar biasa untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jaringan, dan meningkatkan daya saing UMKM lokal,” ungkap Ernawati.
Ia berharap sinergi tidak berhenti di bazar saja, melainkan diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan, akses permodalan, pelatihan, legalitas usaha, sertifikasi produk, hingga perluasan pasar. Dukungan tersebut akan menjadi modal penting agar UMKM terus tumbuh, mandiri, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi nyata bagi ekonomi daerah.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, sektor ekonomi kreatif diyakini berkembang pesat sebagai penggerak ekonomi, pencipta lapangan kerja, peningkat kesejahteraan, serta memperkuat daya saing daerah di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif nasional.
Terkait pelaksanaan kegiatan, Muslimin juga menyampaikan keterbukaan penuh terhadap masukan masyarakat. Ia mengakui pelaksanaan tidak lepas dari catatan dan kritik, namun justru menjadikannya motivasi perbaikan.
“Kita sadar mungkin kegiatan yang kita laksanakan menimbulkan kritikan. Namun itu tidak menjadi persoalan bagi kita, justru dijadikan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Bahkan kita berterima kasih atas saran dan kritikan tersebut sebagai bahan evaluasi bersama,” ujar Muslimin.
Ia menegaskan komitmen menyempurnakan penyelenggaraan ke depan. “Agar kegiatan ekonomi kreatif ini semakin baik ke depannya, akan kita tata dan perbaiki secara lebih matang dan teratur,” tambahnya.
Keterbukaan terhadap masukan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah membina pelaku ekonomi kreatif secara berkelanjutan dan menjadikan setiap saran sebagai fondasi kemajuan bersama di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan. (cw)







