TANJAB BARAT, LIPUTAN JAMBI. ID– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas, efektif, dan bertanggung jawab. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, saat menerima pelaksanaan exit meeting Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi, terkait pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati pada Kamis (07/05/2026) tersebut merupakan tahapan akhir dari rangkaian pemeriksaan kinerja dan pertanggungjawaban keuangan daerah. Dalam kesempatan itu, Tim BPK menyampaikan hasil evaluasi lengkap beserta sejumlah rekomendasi perbaikan tata kelola keuangan agar pengelolaan keuangan daerah semakin tertib, transparan, dan akuntabel.
Selain menyampaikan catatan perbaikan, pihak BPK juga memaparkan berbagai potensi penerimaan daerah yang masih dapat dioptimalkan, termasuk peluang kerja sama strategis dengan sektor swasta. Beberapa perusahaan besar yang menjadi sorotan dalam pengembangan potensi ekonomi daerah antara lain PT Jeston, PT Lontar Papyrus, dan PetroChina.
Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi turut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selama proses pemeriksaan berlangsung, tim penilai menilai adanya dukungan penuh, koordinasi yang baik, serta respons penyediaan data yang cepat dan lengkap dari seluruh perangkat daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Tim BPK yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan secara profesional, objektif, dan mendalam.
“Pemeriksaan ini menjadi bagian yang sangat penting dan strategis bagi kami, sebagai cermin sekaligus sarana evaluasi untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Bupati Anwar Sadat.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan. Pihaknya akan terus melakukan penyempurnaan administrasi serta pengelolaan laporan keuangan, sekaligus mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih inovatif dan kreatif dalam menggali potensi pendapatan daerah di tengah tantangan fiskal yang ada saat ini.
“Kondisi ekonomi saat ini menuntut kita untuk lebih kreatif dalam mengembangkan potensi daerah. Namun, langkah-langkah tersebut tetap harus mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, serta pendekatan yang persuasif dan mengayomi, baik kepada masyarakat maupun para pelaku usaha,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, Plh. Inspektur, Direktur RSUD KH. Daud Arif, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Dinas PUPR, perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).
Melalui pelaksanaan exit meeting ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap sinergitas dan kerja sama yang baik dengan BPK RI terus terjalin erat. Hal ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang semakin berkualitas, efektif, dan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat.(cw)






