Proyek Jalan yang Menghubungkan SDN 23 Menuju RT 13 Kelurahan Tebing Tinggi Terancam Rusak, Diduga Akibat Timbunan Tipis

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanjambi.id – Tanjung Jabung Barat – Proyek peningkatan jalan di Kelurahan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang baru selesai akhir tahun 2025, kini sudah menunjukkan kondisi rusak. Selain kerusakan yang diduga akibat timbunan material tipis, muncul juga perbedaan keterangan antara pihak konsultan pengawas dan pengawas lapangan dari dinas terkait terkait pelaksana proyek.

Proyek jalan yang menghubungkan SDN 23 menuju RT 13 Kelurahan Tebing Tinggi ditemukan sudah berlobang. Kerusakan tersebut diduga disebabkan oleh timbunan material berupa batu yang terlalu tipis, sehingga permukaan jalan tidak mampu bertahan lama setelah digunakan.

Berdasarkan papan merek pekerjaan yang terpasang di lokasi, proyek ini dibiayai dari dana APBD Perubahan Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2025. Kontraktor pelaksana proyek adalah PT Gora Kaylagar Utama, sedangkan konsultan pengawasnya adalah CV Diraya Statika. Namun, nilai anggaran proyek tidak dicantumkan pada papan informasi, yang membuat warga menganggap kurang transparan.

Warga RT 13 mengungkapkan rasa kecewa terhadap kondisi jalan tersebut. “Baru selesai akhir tahun 2025 kemarin, tapi kondisinya sudah seperti ini. Timbunan nya tipis, jadi belum sebulan sudah rusak dan membuat kami sebagai pengguna jalan dirugikan,” keluh salah satu warga.

Ketika dikonfirmasi terkait pelaksana proyek, terdapat perbedaan informasi dari kedua pihak terkait. Pengawas lapangan dari dinas terkait, Yabes, menyatakan bahwa yang ia tahu adalah ada oknum dengan inisial (Ar) yang terlibat dalam proyek tersebut.

“Sementara pihak konsultan pengawas menyampaikan bahwa proyek ini milik inisial (B), karena kami kemarin melakukan tinjauan awal dan akhir bersama inisial (B),” jelasnya.

Pantauan media di lapangan terlihat timbunan tipis bahkan sudah nampak timbunan tanah kuning serta digenangi air. (cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Industri Hulu Migas Dorong Ekonomi Daerah, PetroChina Kontribusi Terbanyak Untuk Jambi
Bupati Tanjabbarat Tekankan Sinkronisasi Program dan Pengelolaan Sampah di Rakor Camat-Lurah
Perluas Sarana Pendidikan Agama, Bupati Anwar Sadat Lakukan Pemancangan di Betara
Danrem Gapu Putih Tinjau Pelabuhan Kualatungkal, Pastikan Kelancaran Arus Barang dan Penumpang
Danrem 042/Gapu Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., M.Sc. Kunjungi Pemkab Tanjab Barat, Bangun Sinergitas
Dukung Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Buka Rakor Lintas Sektoral
Wabup Katamso Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Komitmen Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Bupati Anwar Sadat Sambut Danrem 042/Gapu, Bahas Sinergi Pembangunan dan Koperasi Merah Putih
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:45 WIB

Industri Hulu Migas Dorong Ekonomi Daerah, PetroChina Kontribusi Terbanyak Untuk Jambi

Jumat, 17 April 2026 - 13:09 WIB

Bupati Tanjabbarat Tekankan Sinkronisasi Program dan Pengelolaan Sampah di Rakor Camat-Lurah

Jumat, 17 April 2026 - 13:02 WIB

Perluas Sarana Pendidikan Agama, Bupati Anwar Sadat Lakukan Pemancangan di Betara

Rabu, 15 April 2026 - 17:37 WIB

Danrem Gapu Putih Tinjau Pelabuhan Kualatungkal, Pastikan Kelancaran Arus Barang dan Penumpang

Rabu, 15 April 2026 - 14:00 WIB

Danrem 042/Gapu Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., M.Sc. Kunjungi Pemkab Tanjab Barat, Bangun Sinergitas

Rabu, 15 April 2026 - 13:27 WIB

Wabup Katamso Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Komitmen Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 13:18 WIB

Bupati Anwar Sadat Sambut Danrem 042/Gapu, Bahas Sinergi Pembangunan dan Koperasi Merah Putih

Rabu, 15 April 2026 - 13:15 WIB

Kunker ke Tanjab Barat : Danrem 042/Gapu Tekankan Prajurit Stop Terlibat Tambang Ilegal.

Berita Terbaru