Pekerjaan Oprit Jembatan di Seko jadi sorotan

Pekerjaan Oprit Jembatan di Seko jadi sorotan


LiputanJambi.id-TANJABBARAT,-Untuk mempermudah akses transportasi antara desa dan hasil panen masyarakat serta kemajuan pembangunan di perdesaan,pemerintah Tanjabbarat di Tahun 2020 ini ternyata telah mengucurkan bantuan untuk wilayah kecamatan Seberang kota(Seko) sebanyak 17 paket proyek pembangunan jembatan.

17 paket proyek yang tersebar di Kecamatan Seko ini dananya cukup fantastis,yang mulai menelan dana Rp.3 Milyar lebih sampai Rp.5 Milyar lebih yang bersumber dari Anggaran APBD 2020.

Diduga 17 paket proyek jembatan ini merupakan proyek empuk yang jadi rembutan para oknum kontraktor.

proyek ini dibagi dua Desa dan satu Kelurahan.yakni,Desa Harapan Jaya sebanyak Empat paket, Kelurahan Tungkal Lima Tujuh paket dan Desa Mekar Alam enam paket.

Pantauan dilapangan,proyek yang menelan dana APBD Miliar tersebut, rata-rata untuk kontruksi pekerjaan jembatan sudah hampir rampung.hanya saja sebagian oprit jembatan dari 17 paket itu,banyak yang belum siap.

17 paket proyek jembatan yang tesebar di dua Desa dan satu Kelurahan di Kecamatan Seko ini diantaranya,pembangunan jembatan Parit Serong,Parit bamin,Sunggai Anggang,Parit antara dan Parit batu pahat serta Parit kapung baru.

Selain pembangunan jembatan yang di jumpai dilapangan.ternyata Kecamatan Seko juga mendapat bantuan proyek pembangunan peningkatan/skala kawasan yang dananya mencapai Rp.3 milyar lebih melalui anggaran APBD 2020.Proyek ini  dikerjakan CV Cahaya Bintang Arasy dengan kosultan pengawas CV Graha Cipta Consultan.

terkait banyaknya bantuan proyek yang dikucurkan di kecamatan Seko .Camat Seko ,Iyal dikonfirmasi tidak menepik bahkan ia membenarkan bahwa di anggaran 2020 ini wilayah kecamatan Seko mendapat bantuan sebanyak 17 paket jembatan dan proyek pembangunan peningkatan/skala kawasan.

Dijelaskannya,untuk 17 paket jembatan yang ada di Dua Desa dan Satu Kelurahan itu dimana saja titik lokasi pembangunan,Iyal sebut idak hapal.

"saya Kurang hapal dimana saja titik lokasi yang dibangun."ujarnya,saat dikonfirmasikan berapa waktu lalu.

Sementara itu, berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. untuk kelanjutan pembangunan Oprit yang masih belum rampung pengerjaan akibat Refusing anggaran. Kembali akan melakukan pelelangan dan CV Atau PT yang saat ini membangun jembatan tersebut kembali bersaing untuk melanjutkan pengerjaan Oprit jembatan yang dianggap terbengkalai.

Terkait pekerjaan oprit jembatan ini .pihak dinas PUPR bidang Jalan dan jembatan dan konsultan pengawas belum berasil dikonfirmasikan.(CR7)