Tanjab Barat,Liputan Jambi. id– Bantuan bagi korban kebakaran di Desa Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Jambi hingga saat ini belum juga terealisasi.
Setahun telah berlalu sejak peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan unit rumah warga. Akibat musibah itu, puluhan kepala keluarga tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga mata pencaharian mereka.
Ironisnya, bantuan yang secara langsung disampaikan dan dijanjikan Gubernur Jambi sesaat setelah kejadian itu, hingga kini belum menjadi kenyataan.
Hal itu diungkapkan warga kepada media ini. Menurut keterangan mereka, pasca-kebakaran, Pemerintah Provinsi Jambi berjanji menyalurkan bantuan senilai Rp920.000.000 bagi warga yang terdampak.
“Waktu itu Gubernur sendiri yang menyampaikannya. Pada papan replika yang diserahkan secara simbolis tertera nominal sebesar Rp920 juta,” ujar salah satu warga.
Warga menegaskan bahwa hingga saat ini, bantuan yang hanya diserahkan secara simbolis itu belum pernah diterima.
“Sudah lewat satu tahun, tapi bantuan yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Jambi itu belum kami terima juga,” jelasnya.
Warga berharap bantuan yang telah dijanjikan itu segera direalisasikan agar tidak menimbulkan penafsiran atau isu yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.
Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Selasa (23/6/2026), Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Agus Sanusi, membenarkan bahwa bantuan tersebut belum dicairkan.
“Belum terealisasi. Persyaratan yang diminta belum terpenuhi dan ada kendala teknis,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Ditanya mengenai kepastian waktu penyaluran, Agus Sanusi menyampaikan belum ada jadwal yang pasti.
“Belum bisa dipastikan kapan. Informasinya sedang diupayakan untuk dimasukkan dalam perubahan anggaran atau dialihkan ke Dana Bantuan Tak Terduga (BTT),” pungkasnya.(tim)







