DIDUGA PINTU AIR TUNGKAL SATU TAK BERFUNGSI – AIR TETAP MELUAP,APH DIMINTA USUT

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat-Pintu air yang baru saja selesai dibangun dengan anggaran lebih dari Rp4 Miliyar lebih di Parit Gantung, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, diduga tidak berfungsi.

Pantauan media menunjukkan air dari pintu air mengalir dengan sangat kencang dan deras, meluap ke area sekitarnya, Minggu (7/12/25) sore.

Meluapnya air ini membuat warga semakin khawatir. Mereka menyatakan bahwa infrastruktur yang seharusnya mengatur aliran air dan mencegah banjir justru terkesan tidak berguna, padahal tidak sedikit memakan anggaran.

“Airnya begitu deras, meluap ke jalan dan pemakaman . Kita minta agar APH (Aparat penegak hukum ) turun langsung pantau situasi ini, agar masalahnya cepat diselesaikan dan uang rakyat tidak terbuang percuma,” ungkap salah satu pemuda setempat yang engan namanya disebutkan.

Pintu air yang diduga bertujuan mendukung irigasi dan pencegahan bencana banjir ternyata gagal memenuhi tujuan utama. Warga dan elemen pemuda mengharapkan APH untuk mengusut proyek tersebut.

Sementara bedasarkan data yang dikutip media ini dari berbagai sumber yang dipercaya bahwa Pembangunan pintu air sangat penting untuk mengontrol aliran air, berfungsi utama untuk mengatur irigasi pertanian (distribusi air merata, mencegah kekeringan/banjir), mengendalikan banjir (mengarahkan air berlebih), menjaga ketinggian air (untuk waduk atau kebutuhan kota), hingga mencegah intrusi air laut dan membilas sedimen agar saluran tetap bersih. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan air yang cukup dan aman untuk berbagai kebutuhan, mendukung ketahanan pangan dan wilayah yang lebih baik.
Fungsi utama pintu air:
Pengaturan Irigasi: Membagi air secara adil ke sawah dan perkebunan, memastikan tanaman tidak kekurangan atau kelebihan air, sehingga meningkatkan produktivitas.
Pengendalian Banjir: Mengontrol luapan air saat hujan deras dan mengarahkannya ke sungai atau laut, mengurangi risiko banjir di daerah perkotaan dan pemukiman.
Manajemen Ketinggian Air: Menjaga ketinggian air di waduk (seperti Waduk Pluit) atau kanal untuk berbagai keperluan, termasuk pasokan air baku.
Efisiensi dan Penghematan Air: Mengoptimalkan penggunaan air dengan mengalirkannya sesuai kebutuhan, menghindari pemborosan, terutama saat sumber daya terbatas.
Pengendalian Sedimen: Mencegah lumpur atau sedimen masuk ke saluran pengambilan air (intake) dan membilasnya agar aliran tetap lancar.
Pencegahan Intrusi Air Laut: Di wilayah pesisir, membantu mencegah air laut masuk ke daratan. (Tim)

Berita Terkait

Harapan Agar Sesuai Standar, Rehab Jembatan Dana Desa Rp148 Juta di Teluk Sialang Perlu Kejelasan Data
Semangat Jumat Gotong Royong, Dirut Tirta Pengabuan Turun Langsung Bersihkan Kantor Induk
YLKI Cek Fresh Kualatungkal, Ditemukan Barang Diduga Kedaluwarsa
Hamdani Pimpin Rapat Paripurna, DPRD Apresiasi Capaian WTP Pemkab Tanjab Barat
BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker
BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker
Nissya Sabet Dua Medali Sekaligus, Raih Gelar Pemanah Muda Terbaik di Kejurnas Panahan Yogyakarta
Reses di Desa Suban: Hamdani Siap Perjuangkan Jalan, Jembatan, dan Lampu Jalan untuk Ponpes Secara Bertahap
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:22 WIB

Harapan Agar Sesuai Standar, Rehab Jembatan Dana Desa Rp148 Juta di Teluk Sialang Perlu Kejelasan Data

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:07 WIB

Semangat Jumat Gotong Royong, Dirut Tirta Pengabuan Turun Langsung Bersihkan Kantor Induk

Senin, 29 Juni 2026 - 19:09 WIB

YLKI Cek Fresh Kualatungkal, Ditemukan Barang Diduga Kedaluwarsa

Senin, 29 Juni 2026 - 12:55 WIB

Hamdani Pimpin Rapat Paripurna, DPRD Apresiasi Capaian WTP Pemkab Tanjab Barat

Senin, 29 Juni 2026 - 10:47 WIB

BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker

Senin, 29 Juni 2026 - 09:36 WIB

Nissya Sabet Dua Medali Sekaligus, Raih Gelar Pemanah Muda Terbaik di Kejurnas Panahan Yogyakarta

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:01 WIB

Reses di Desa Suban: Hamdani Siap Perjuangkan Jalan, Jembatan, dan Lampu Jalan untuk Ponpes Secara Bertahap

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:45 WIB

Lagi-lagi Ukir Prestasi, Atlet Perpani Tanjab Barat Raih Medali di Kejurnas Panahan Yogyakarta

Berita Terbaru