Perusahaan BBS Laporkan Kades Sungai Dungun ke Kepolda Soal Blokade Jalan, Pemkab Siap Mediasi

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


TANJAB BARAT, LIPUTAN JAMBI. Id– Perusahaan Bumi Borneo Sentosa (BBS) telah melaporkan Kepala Desa (Kades) Sungai Dungun ke Kepolisian Daerah (Kepolda) Jambi terkait dugaan blokiran akses jalan yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat menyatakan siap untuk memfasilitasi mediasi guna menyelesaikan konflik ini.

Advokat H. Hevvy Zainsyah SH.CLA dari Kantor Hukum inlaw&justice, yang menjadi kuasa hukum BBS, menjelaskan bahwa jalan yang diblokir merupakan jalan Kabupaten yang juga berfungsi sebagai penghubung antar tiga Kabupaten, yaitu Indragiri Hilir, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.

“Kami berani menyatakan jalan tersebut milik Kabupaten karena telah mendapatkan izin dari 11 desa dan dua kecamatan untuk melintas. Jalan ini bahkan merupakan bagian dari jalan Provinsi yang menghubungkan tiga daerah,” ujarnya.

Menurut dia, pihak perusahaan telah mendapatkan izin untuk pembongkaran jalan guna melakukan pengaspalan sejauh 1,5 kilometer. Namun, secara mendadak pihak desa mengirim surat penutupan jalan pada malam hari sebelum pengaspalan dilanjutkan.

“Kondisi ini membuat kami terpojok, terutama setelah dibuatkan berita acara yang menyatakan PT BBS tidak dapat melintas. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polda Jambi karena dianggap melanggar hukum,” jelasnya.

Pada mediasi awal di Polda, Kades Sungai Dungun menyatakan bahwa blokiran merupakan usulan masyarakat. Namun, pihak perusahaan menganggap hal tersebut tidak tepat dan telah meminta Polda untuk menaikkan tingkat laporan. Sebelumnya, perusahaan juga telah menyurati Pemkab terkait masalah ini namun belum mendapatkan tanggapan.

“Kami tetap akan menjalankan proses hukum, namun jika ada fasilitasi mediasi dari pihak berwenang kami siap menerima. Perusahaan berinvestasi di Tanjab Barat dan akan membangun Pusat Modernisasi Kelapa Sawit (PMKS) di Betara, yang keberhasilannya sangat tergantung pada akses jalan yang lancar,” tambahnya.

Saat ini, Polda Jambi masih dalam proses melengkapi data dan saksi, termasuk telah memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan kontraktor yang menangani pengaspalan jalan. “Kami juga telah menyiapkan saksi dari kalangan masyarakat, sopir, dan pengawas lapangan. Belum jelas apakah pengaspalan tersebut merupakan bagian dari CSR PetroChina atau pekerjaan langsung dari Dinas PU,” ucapnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khattab, MM, dari Sekretariat Daerah (Setda) Tanjung Jabung Barat, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, pihak Pemkab belum mengambil tindakan konkret karena sedang menunggu instruksi dari Wakil Bupati yang saat ini berada di luar kota.

“Menurut informasi yang kami terima, Kades Sungai Dungun memblokir jalan karena menduga kerusakan jalan disebabkan oleh lalu lintas kendaraan berat milik BBS. Setelah jalan diaspal, akses kemudian ditutup sehingga kendaraan perusahaan tidak dapat melintas,” jelasnya.

Firdaus menambahkan bahwa pihak Pemkab baru mendapatkan informasi bahwa 11 desa telah sepakat agar jalan tersebut diperbaiki secara bersama oleh perusahaan sekitar, antara lain BBS dan PT Pelda. Pihaknya akan menyelidiki kesepakatan tersebut dan mempertimbangkan tingkat penyelesaian yang tepat.

“Kita sedang menunggu kedatangan Wakil Bupati untuk memutuskan apakah akan mengundang seluruh kepala desa terkait atau menyerahkan penyelesaian ke tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ditanya terkait kemungkinan mediasi damai, Firdaus menegaskan bahwa hal tersebut akan dilakukan. “Jalan yang diblokir merupakan jalan Kabupaten, bukan milik desa. Kades hanya ingin menjaga agar jalan tidak cepat rusak, namun tindakan tersebut berdampak pada kelancaran distribusi hasil produksi dan pembangunan pabrik BBS yang sebagian berada di Tanjab Timur,” jelasnya.

“Kami akan memfasilitasi agar keinginan desa untuk memiliki jalan yang baik dapat terpenuhi sekaligus mendukung aktivitas investasi di daerah,” tambahnya.

Sampai saat ini, upaya untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Kades Sungai Dungun belum berhasil. Wartawan telah mencoba menghubunginya melalui pesan singkat WhatsApp dan panggilan telepon pada hari Senin (9/2/2026), namun belum mendapatkan tanggapan.(cw)

Berita Terkait

DAMPAK KEMARAU PANJANG, 87 HEKTAR SAWAH GAGAL PANEN — INI PENJELASAN KADIS TANAMAN PANGAN
PERSIAPAN TMMD KE-130, DANDIM TINJAU LOKASI SASARAN DI DESA MERBAU
KABUT ASAP MELANDA KUALA TUNGKAL, BUPATI BAGIKAN MASKER-KADISKES: INDEKS KUALITAS UDARA MASIH AMAN
BREAKING NEWS: KABUT ASAP KEMBALI MELANDA KUALA TUNGKAL, ASAP TERASA MENYENGAT SIANG INI
GANDENG PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH, UMKM NAIK KELAS TANJAB BARAT SUKSES GELAR LOMBA HUT RI KE-81
PINANG JADI TIANG LISTRIK 3 TAHUN, DINAS PERKIM JANJI TURUN SORE INI
DI TENGAH SEMARAK HUT RI, 5 BATANG PINANG JADI TIANG LISTRIK SUDAH 3 TAHUN — WARGA: KAMI BELUM MERDEKA!
PETROCHINA KERAHKAN PERSONEL DAN ALAT BANTU PADAMKAN KARHUTLA
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wujudkan Belajar Aman, Satgas TMMD Renovasi Madrasah Nurul Ihsan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Kerangka RTLH Bapak Mulyono Berdiri Kokoh, Pasiter Optimis Tuntas Tepat Waktu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kejar Akuifer Berkualitas, Sumur Bor TMMD Titik‑3 Tembus 100 Meter

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Mulai Pengeboran Sumur Bor Sasaran 2, Satgas TMMD Perluas Akses Air Bersih

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:24 WIB

TMMD ke‑130: Jalan, Tanggul dan Irigasi Capai Persentase Penyelesaian Tinggi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Perkuat Pengawasan Keselamatan Pelayaran, KSOP Kuala Tungkal Tekankan Lashing dan Jarak Aman Kendaraan

Berita Terbaru