Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Tanjab Barat, LiputanJambi.id – Kabar dugaan monopoli pemasangan instalasi listrik yang menyebar di media sosial ternyata berkaitan dengan pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Besarnya biaya yang disebutkan dalam informasi yang beredar merupakan hasil kesepakatan bersama warga, bukan pungutan sepihak.
‎
‎Informasi yang viral menyebutkan bahwa pemasangan instalasi listrik di desa tersebut diduga dikuasai oleh pihak tertentu, dengan biaya Rp 2.200.000 untuk daya 900 VA dan Rp 2.800.000 untuk daya 1300 VA, ditambah dugaan pungutan tambahan sebesar Rp 100.000 per rumah. Hal ini memicu berbagai tanggapan dari pengguna media sosial.
‎
‎Salah satu RT di wilayah Desa Tungkal 1, yaitu RT 17, menyampaikan bahwa tidak ada persoalan terkait besarnya biaya yang berlaku. “Biaya yang dikatakan itu sudah hasil musyawarah bersama antara warga, perangkat desa dan pihak ketiga sebagai jasa. Malah kita merasa bersyukur dan terimakasih telah dibantu dalam pengurusan ini,” ujar ketua RT 17 saat diklarifikasi terkait viralnya postingan tersebut.
‎
‎Ditegaskannya, warga merasa terbantu dengan adanya bantuan pihak yang ditunjuk. “Coba kalau tidak ada warga kita sini seperti bang Muttaqin ini mungkin kita juga merasa repot, karena pekerjaan lain jadi terganggu. Kebetulan saja bang
Muttaqin ini kerjanya di Satpol PP, sebenarnya tidak ada kaitannya sama kerja bang Muttaqin. Karena ini kita minta bantuan atas nama pribadi karena bang Muttaqin warga kita juga disini jadi kita minta bantu,” jelasnya.
‎
‎Ketua RT 17 juga menjelaskan alasan tidak menerima jasa dari pihak lain. “Kita tidak mau luar dari oknum jasa lain selain bang Muttaqin Karena kesepakatan awal kita minta bantu sama bang Muttaqin. Kalau ada jasa lain kita tidak terima karena gimana pertanggung jawabannya nanti karena tidak ada kesepakatan,” ungkapnya.
‎
‎Kepala PLN Ranting Kuala Tungkal, Yosa, menjelaskan bahwa program Lisdes di Tanjab Barat tidak hanya mencakup Desa Tungkal 1, melainkan juga Desa Kelagian (Dusun Rantau Pandan Tebing Tinggi), Desa Bram Itam Kiri (Dusun Parit Potong RT 14), dan Desa Muara Danau (Lubuk Kambing). “Pembangunan Jaringan Transmisi Menengah (JTM) dan Jaringan Transmisi Rendah (JTR) tidak dikenakan biaya karena itu dari pihak Lindes sendiri yang membangun,yang dikenakan Biaya itu hanya untuk pasangan baru jadi pelanggan PLN baru,untuk biaya pasang baru bisa  dicek melalui aplikasi PLN Mobile atau situs web resmi PLN,” jelasnya.
‎
‎Bedasarkan data yang dihimpun Lisdes adalah program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup dan perekonomian desa. Meskipun penyambungan dari jaringan ke rumah gratis, warga umumnya perlu menanggung biaya instalasi dalam rumah, pembuatan Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta biaya pemakaian listrik bulanan sesuai tarif subsidi yang berlaku.
‎
‎Sampai saat ini, pihak kecamatan Tungkal ilir dan perangkat desa Tungkal 1 belum dapat memberikan klarifikasi mengenai pelaksanaan program Lindes di wilayah tersebut.(tim)
‎

Berita Terkait

DAMPAK KEMARAU PANJANG, 87 HEKTAR SAWAH GAGAL PANEN — INI PENJELASAN KADIS TANAMAN PANGAN
PERSIAPAN TMMD KE-130, DANDIM TINJAU LOKASI SASARAN DI DESA MERBAU
KABUT ASAP MELANDA KUALA TUNGKAL, BUPATI BAGIKAN MASKER-KADISKES: INDEKS KUALITAS UDARA MASIH AMAN
BREAKING NEWS: KABUT ASAP KEMBALI MELANDA KUALA TUNGKAL, ASAP TERASA MENYENGAT SIANG INI
GANDENG PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH, UMKM NAIK KELAS TANJAB BARAT SUKSES GELAR LOMBA HUT RI KE-81
PINANG JADI TIANG LISTRIK 3 TAHUN, DINAS PERKIM JANJI TURUN SORE INI
DI TENGAH SEMARAK HUT RI, 5 BATANG PINANG JADI TIANG LISTRIK SUDAH 3 TAHUN — WARGA: KAMI BELUM MERDEKA!
PETROCHINA KERAHKAN PERSONEL DAN ALAT BANTU PADAMKAN KARHUTLA
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Jumat Berbagi: Bupati dan Kapolres Berdialog Langsung Bersama Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Dua Kali Kebakaran Hari Jumat dalam Satu Bulan, Bupati Pantau Penanganan Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Lindungi Kelapa Dalam, Bupati Anwar Sadat Tekankan Percepatan Sertifikat Indikasi Geografis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Dorong Daya Saing Pemuda, Disparbudpora Gelar Pelatihan AI Kreatif

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Warga Lapor ke Bupati, Janji Perbaikan Tanggul PT Pelda Belum Terwujud

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Pimpin Apel Pagi, Sekda Hermansyah Ingatkan PPPK Paruh Waktu: Tahun 2027 Minimal Berpredikat Baik  

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Terima Audiensi Mahasiswa PKL, Bupati Harap Kajian Transportasi Jadi Acuan Perencanaan Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Peringatan Haul Akbar, Bupati Tanjab Barat Serukan Doa Agar Karhutla Segera Berakhir

Berita Terbaru