Diduga Oknum Anggota Dewan Kelola MBG, Fungsi Pengawasan DPRD Dipertanyakan

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, LIPUTANJAMBI.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menjadi sorotan publik. Selain isu terkait kelengkapan izin Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Surat Layak Huni Sehat (SLHS), kini beredar informasi adanya dugaan keterlibatan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat dalam pengelolaannya.

Berdasarkan informasi yang berkembang, oknum legislatif tersebut diduga memiliki dan mengelola dapur MBG di beberapa wilayah. Lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, (SPPG) yang tersebar di sejumlah kecamatan diduga dikelola oleh anggota DPRD tersebut bekerja sama dengan mitra dari sebuah yayasan.

Terpisah diminta tanggapan hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat Kualatungkal, Mukhtar AB, menilai jika dugaan keterlibatan anggota legislatif itu terbukti benar, hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai integritas serta fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan oleh lembaga legislatif.

“Memang tidak dilarang secara mutlak, namun jika kita lihat kembali fungsi pengawasan yang ada pada DPRD, sudah sangat jelas bahwa anggota DPRD tidak diperbolehkan secara langsung mengelola proyek yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ujar Mukhtar.

Ia menegaskan, DPRD merupakan lembaga legislatif yang bertugas membuat peraturan daerah, mengesahkan anggaran, dan mengawasi jalannya pemerintahan atau eksekutif.

“Jika anggota DPRD juga ikut mengelola, hal ini tentunya menimbulkan konflik kepentingan dan dapat mengganggu independensi serta fungsi pengawasan mereka. Masa iya wasit jadi pemain,” tegasnya.

Mukhtar pun berharap Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat dapat turun tangan dan melakukan pengecekan kembali terhadap sejumlah dapur MBG yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang diduga terlibat belum dapat dikonfirmasi maupun dimintai klarifikasi. Begitu juga dengan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanjung Jabung Barat yang hingga saat ini belum berhasil dihubungi untuk memberikan tanggapan terkait dugaan keterlibatan oknum anggota dewan dalam pengelolaan dapur MBG tersebut.(Tim)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Semangat Jumat Gotong Royong, Dirut Tirta Pengabuan Turun Langsung Bersihkan Kantor Induk
YLKI Cek Fresh Kualatungkal, Ditemukan Barang Diduga Kedaluwarsa
Hamdani Pimpin Rapat Paripurna, DPRD Apresiasi Capaian WTP Pemkab Tanjab Barat
BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker
BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker
Nissya Sabet Dua Medali Sekaligus, Raih Gelar Pemanah Muda Terbaik di Kejurnas Panahan Yogyakarta
Reses di Desa Suban: Hamdani Siap Perjuangkan Jalan, Jembatan, dan Lampu Jalan untuk Ponpes Secara Bertahap
Lagi-lagi Ukir Prestasi, Atlet Perpani Tanjab Barat Raih Medali di Kejurnas Panahan Yogyakarta
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:07 WIB

Semangat Jumat Gotong Royong, Dirut Tirta Pengabuan Turun Langsung Bersihkan Kantor Induk

Senin, 29 Juni 2026 - 19:09 WIB

YLKI Cek Fresh Kualatungkal, Ditemukan Barang Diduga Kedaluwarsa

Senin, 29 Juni 2026 - 12:55 WIB

Hamdani Pimpin Rapat Paripurna, DPRD Apresiasi Capaian WTP Pemkab Tanjab Barat

Senin, 29 Juni 2026 - 10:47 WIB

BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker

Senin, 29 Juni 2026 - 10:38 WIB

BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:01 WIB

Reses di Desa Suban: Hamdani Siap Perjuangkan Jalan, Jembatan, dan Lampu Jalan untuk Ponpes Secara Bertahap

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:45 WIB

Lagi-lagi Ukir Prestasi, Atlet Perpani Tanjab Barat Raih Medali di Kejurnas Panahan Yogyakarta

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:43 WIB

Pembangunan Gedung PICU RSUD Daud Arif: Enam Perusahaan Ikut Tender, Satu Ajukan Penawaran

Berita Terbaru