Proyek Jalan Ban Lima Rp13 M: Tanah yang Dibeli Rekanan Jadi Sorotan,Diduga Kelagian Tak Punya Galian C?

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Proyek peningkatan jalan di Ban Lima (V), Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan anggaran lebih dari Rp13 miliar dari APBD murni 2025 semakin menjadi “bola panas” di kalangan publik. Awalnya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, proyek ini kini banyak disoroti karena pertanyaan mengenai sumber tanah yang dibeli rekanan konstruksi.

Menurut sumber yang dikontak tim media, tanah untuk material konstruksi (tanah pasir/hangat) bisa diambil dari Desa Batang Lumut, Kecamatan Betara – di mana terdapat lokasi galian C yang sudah memiliki izin legal. Namun, pilihan ini dinilai akan menaikkan biaya proyek secara signifikan.

Di sisi lain, muncul asumsi bahwa rekanan mungkin akan mengambil tanah dari Desa Kelagian. Hal ini langsung menimbulkan pertanyaan terkait legalitasnya, karena berdasarkan informasi yang digali di lapangan, diduga Desa Kelagian tidak memiliki lokasi galian C sama sekali.

Pertanyaan penting pun muncul: apakah pengambilan tanah dari Kelagian sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh dinas terkait? Jika petunjuk resmi memang menunjuk ke Batang Lumut sebagai sumber tanah, maka dugaan pengambilan tanah dari Kelagian yang tidak memiliki izin patut menjadi perhatian serius dan diteliti lebih lanjut.

Selain itu, mekanisme fatur pajak juga belum jelas, terutama jika ternyata tanah diambil dari Kelagian tanpa izin yang sesuai. Sampai saat ini, pihak dinas maupun pengelola proyek belum memberikan klarifikasi resmi mengenai rencana sumber tanah dan aturan pajak yang akan diterapkan.

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan (Bina Marga) Dinas PUPR Tanjung Jabung Barat, Donri Manik, ST., ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, tidak merespon dan memilih untuk bungkam terkait hal ini. Sampai berita ini diterbitkan, meskipun pesan singkat yang dikirimkan telah terbaca.(Tim)

Berita Terkait

DAMPAK KEMARAU PANJANG, 87 HEKTAR SAWAH GAGAL PANEN — INI PENJELASAN KADIS TANAMAN PANGAN
PERSIAPAN TMMD KE-130, DANDIM TINJAU LOKASI SASARAN DI DESA MERBAU
KABUT ASAP MELANDA KUALA TUNGKAL, BUPATI BAGIKAN MASKER-KADISKES: INDEKS KUALITAS UDARA MASIH AMAN
BREAKING NEWS: KABUT ASAP KEMBALI MELANDA KUALA TUNGKAL, ASAP TERASA MENYENGAT SIANG INI
GANDENG PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH, UMKM NAIK KELAS TANJAB BARAT SUKSES GELAR LOMBA HUT RI KE-81
PINANG JADI TIANG LISTRIK 3 TAHUN, DINAS PERKIM JANJI TURUN SORE INI
DI TENGAH SEMARAK HUT RI, 5 BATANG PINANG JADI TIANG LISTRIK SUDAH 3 TAHUN — WARGA: KAMI BELUM MERDEKA!
PETROCHINA KERAHKAN PERSONEL DAN ALAT BANTU PADAMKAN KARHUTLA
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen

Berita Terbaru