TANJAB BARAT, Liputan Jambi. id– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Pemkab Tanjab Barat) kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat. Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid Al Muta’allimin, Desa Rantau Badak Lamo, Kecamatan Muara Papalik, pada Selasa (3/3/2026).
Safari Ramadan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meliputi Kadis Kominfo, BKPSDM, Dinas Koperindag, Dinas Perikanan, Dinas Sosial, Bappeda, Kabag Kesra, Camat Muara Papalik, Kapolsek Muara Papalik, Danramil Muara Papalik, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam rangkaian kegiatan, Pemkab Tanjab Barat menyalurkan berbagai bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Bantuan yang diserahkan meliputi uang pembangunan masjid (tentatif), 10 santunan untuk anak yatim/piatu, 10 santunan bagi takmir masjid, 20 paket sembako untuk kaum dhuafa, serta 50 paket sembako khusus untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, diserahkan pula 1 paket Al-Qur’an, perlengkapan kebersihan masjid, 1 buah kalender masjid, bantuan untuk 5 balita, serta bantuan bagi 1 ibu hamil. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati dan disambut dengan antusias oleh masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dr. Katamso memaparkan sejumlah program prioritas Pemkab Tanjab Barat. Salah satunya adalah realisasi janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati berupa pemberian motor dinas kepada 134 Dai Desa di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Pemerintah daerah juga telah mengalokasikan honorarium bagi 6.779 orang yang terdiri dari Imam Masjid, Guru Ngaji, dan Kaum Masjid Desa/Kelurahan. Selain itu, diberikan pula honorarium kepada 2.000 petugas pemandi jenazah serta pelatihan tenaga kerja berbasis produktivitas bagi 592 orang sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.
Meski demikian, Wakil Bupati mengakui adanya penurunan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, khususnya untuk kegiatan pembangunan di Kecamatan Muara Papalik. Alokasi anggaran tersebut turun dari Rp32,65 miliar menjadi Rp12,183 miliar.
“Kondisi fiskal memang menurun, namun tidak menyurutkan semangat kami. Ini menjadi tantangan untuk lebih inovatif, mengoptimalkan potensi daerah, serta memaksimalkan dukungan CSR,” tegasnya.
Wakil Bupati menambahkan, Pemkab Tanjab Barat tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Di sisi lain, program sosial dan pemberdayaan masyarakat dipastikan tetap berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (Cw)






