Tanjab Barat, Liputan Jambi. id– Tanggul di lokasi Sungai Serindit, Kecamatan Pengabuan, hingga saat ini masih dalam kondisi rusak akibat longsor dan belum mendapatkan penanganan perbaikan yang memadai. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat terkait potensi risiko yang mungkin timbul di masa mendatang, terutama jika terjadi curah hujan yang tinggi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan pada tanggul tersebut terlihat cukup jelas dengan adanya bagian yang longsor dan tidak stabil. Masyarakat setempat menyampaikan kekhawatiran mereka, mengingat tanggul ini memiliki peran penting dalam melindungi wilayah sekitar dari banjir dan erosi sungai. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda adanya kegiatan perbaikan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Selain itu, upaya untuk meminta klarifikasi terkait kondisi tanggul dan rencana perbaikannya kepada pihak terkait, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi, konsultan pengawas, serta rekanan kontraktor, hingga saat ini belum berhasil dilakukan. Tim media telah berusaha menghubungi pihak-pihak tersebut melalui berbagai saluran komunikasi yang tersedia, namun belum mendapatkan tanggapan atau jawaban yang jelas terkait permasalahan ini.
Keterlambatan perbaikan tanggul dan belum adanya klarifikasi dari pihak terkait tentu menjadi perhatian serius. Masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki tanggul tersebut dan memberikan penjelasan yang transparan kepada publik terkait penyebab keterlambatan serta rencana tindak lanjut yang akan dilakukan.(cw)






