Polres Tak Kompromi soal Keamanan Pangan: Kasus MBG Bermasalah di Tanjab Barat Diselidiki

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, Liputan jambi.id– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjab Barat bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan distribusi paket makanan tidak layak konsumsi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kuala Tungkal. Langkah tegas ini diambil menyusul temuan sejumlah kelayakan pangan yang mengkhawatirkan yang diterima oleh siswa di beberapa sekolah.

Penyelidikan dipicu oleh laporan mengenai kondisi paket makanan di SD 05 Kuala Tungkal, di mana ditemukan roti dengan masa kedaluwarsa yang sangat mepet (near-expired) hingga produk tanpa label tanggal produksi. Selain itu, laporan serupa juga muncul dari SMA 1 Tanjab Barat terkait temuan telur busuk dalam paket makan siang siswa.

Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, AKP Frans Septiawan Sipayung, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa mitra penyedia atau pemasok Program Pangan Gratis (SPPG) untuk dimintai klarifikasi pada Selasa (24/2/2026) siang.

Dalam proses pemeriksaan, pihak mitra penyedia mengakui adanya kelalaian dalam pelaksanaan distribusi makanan. Dua poin utama kelalaian yang diakui adalah faktor kesalahan manusia (human error) dan manipulasi label kedaluwarsa.

Penyedia mengakui bahwa distribusi telur busuk murni disebabkan oleh human error saat proses pengepakan. Sementara terkait temuan roti di SD 05, penyedia mengaku sengaja memajukan tanggal kedaluwarsa yang seharusnya tanggal 27 menjadi tanggal 24 dengan alasan agar siswa segera mengonsumsinya.

AKP Frans menegaskan bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak akan berkompromi dengan standar keamanan pangan, terutama pada program nasional yang menyasar kesehatan generasi muda.

“Fokus utama kami adalah menjamin standar keamanan pangan dalam program nasional ini terpenuhi. Kami akan terus mengawasi distribusi Program MBG agar tujuan pemenuhan gizi anak sekolah benar-benar tercapai tanpa risiko kesehatan,” tegas AKP Frans Septiawan.

Polres Tanjab Barat berkomitmen untuk terus memantau rantai pasok program ini guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali dan kualitas gizi yang diterima siswa tetap terjaga sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. (CW)

Berita Terkait

DAMPAK KEMARAU PANJANG, 87 HEKTAR SAWAH GAGAL PANEN — INI PENJELASAN KADIS TANAMAN PANGAN
PERSIAPAN TMMD KE-130, DANDIM TINJAU LOKASI SASARAN DI DESA MERBAU
KABUT ASAP MELANDA KUALA TUNGKAL, BUPATI BAGIKAN MASKER-KADISKES: INDEKS KUALITAS UDARA MASIH AMAN
BREAKING NEWS: KABUT ASAP KEMBALI MELANDA KUALA TUNGKAL, ASAP TERASA MENYENGAT SIANG INI
GANDENG PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH, UMKM NAIK KELAS TANJAB BARAT SUKSES GELAR LOMBA HUT RI KE-81
PINANG JADI TIANG LISTRIK 3 TAHUN, DINAS PERKIM JANJI TURUN SORE INI
DI TENGAH SEMARAK HUT RI, 5 BATANG PINANG JADI TIANG LISTRIK SUDAH 3 TAHUN — WARGA: KAMI BELUM MERDEKA!
PETROCHINA KERAHKAN PERSONEL DAN ALAT BANTU PADAMKAN KARHUTLA
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gotong‑royong Satgas‑Warga Dorong Pengerjaan Sumur Bor ke‑5 TMMD Desa Merbau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Progres Infrastruktur TMMD Desa Merbau Melaju, Pasiter Ingatkan Jangan Abaikan Kualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

2.950 Santri Ikuti Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Ajak Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Pererat Silaturahmi, Malam Keakraban Hari Santri 2026 Digelar di Rumdis Bupati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Wakil Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Bagi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Dampak Tanggul PT Pelda Jebol, Ratusan Tanaman Perkebunan Warga Mati, Petani Minta Ganti Rugi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tegas! Disbunak Tanjab Barat Desak PT Pelda Penuhi Kewajiban 20 Persen untuk Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Fokus Optimalisasi Kerangka, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 40 Persen

Berita Terbaru