Bolu Kukus MBG Teluk Nilau Kurang Matang Viral, SPPG Putus Kerjasama dengan Supplier

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Jabung Barat, LiputanJambi.id – Laporan terkait kualitas menu Makanan Bantu Guru (MBG) di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam postingan akun PENCERAHAN TANJUNG JABUNG BARAT NEW, warganet mengungkapkan temuan bahwa salah satu jenis makanan yang disalurkan, yakni bolu kukus, tidak matang dan dinilai berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak penerima MBG.

Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Teluk Nilau mengkonfirmasi hal tersebut melalui pesan WhatsApp pada Rabu (11/3/2026). Ia menyatakan bahwa bolu kukus yang menjadi sorotan berasal dari pengelolaan dapur MBG yang mereka kelola.

“Menu keringanan dalam program MBG saat ini memang diarahkan untuk mengutamakan produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Kelurahan Teluk Nilau sesuai dengan arahan dari tingkat pusat,” ujar ketua SPPG Teluk Nilau dalam keterangannya.

Dari total sekitar 2.300 unit bolu kukus yang didistribusikan kepada penerima manfaat, ditemukan satu unit yang tidak matang secara merata. Pihak SPPG telah menghubungi supplier UMKM lokal yang menyediakan produk tersebut, dan supplier pun mengakui adanya kesalahan dalam proses pembuatan yang menyebabkan kondisi tersebut.

Saat ini pihak SPPG tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kurang matangnya produk bolu kukus. Sebagai tindakan tegas untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan MBG ke depannya, pengurus SPPG Teluk Nilau memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan supplier terkait dan tidak akan lagi menggunakan produk roti atau bolu dari pihaknya.(cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Eksekusi Putusan, Kejari Tanjabbar Amankan Rp17,9 Miliar dari Kasus PT PSJ
Inspektorat Tanjabbar Koordinasi dengan PUPR, Selesaikan Sisa Temuan Proyek Pintu Air Rp 300 Juta
Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media
Keunikan Keranjang Eceng Gondok, Potensi Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi
SUASANA HARU DAN MERIAH, Shalawat dan Grup Band Binaan Lapas Hantarkan Pindah Tugas Pejabat Eselon IV
Dugaan Korupsi dan Nepotisme Mengemuka, Inspektorat Siap Panggil Kades dan BPD Teluk Pengkah
Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Dua Petugas Lapas Kuala Tungkal Dianugerahi Penghargaan
PROYEK PINTU AIR RP 4 MILYAR DI PARIT 10 MENJADI SOROTAN, DIDUGA SISA TEMUAN RP 300 JUTA BELUM LUNAS
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:41 WIB

Eksekusi Putusan, Kejari Tanjabbar Amankan Rp17,9 Miliar dari Kasus PT PSJ

Rabu, 29 April 2026 - 21:23 WIB

Inspektorat Tanjabbar Koordinasi dengan PUPR, Selesaikan Sisa Temuan Proyek Pintu Air Rp 300 Juta

Rabu, 29 April 2026 - 19:17 WIB

Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media

Rabu, 29 April 2026 - 17:32 WIB

Keunikan Keranjang Eceng Gondok, Potensi Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 29 April 2026 - 13:19 WIB

SUASANA HARU DAN MERIAH, Shalawat dan Grup Band Binaan Lapas Hantarkan Pindah Tugas Pejabat Eselon IV

Selasa, 28 April 2026 - 15:56 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Dua Petugas Lapas Kuala Tungkal Dianugerahi Penghargaan

Senin, 27 April 2026 - 12:06 WIB

PROYEK PINTU AIR RP 4 MILYAR DI PARIT 10 MENJADI SOROTAN, DIDUGA SISA TEMUAN RP 300 JUTA BELUM LUNAS

Senin, 27 April 2026 - 11:18 WIB

GELAR MUSANCAB SERENTAK, DPC PDIP TANJABBAR KUKUHKAN SOLIDITAS KADER

Berita Terbaru