JAKARTA, LIPUTAN JAMBI.ID – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dedy Ardiansyah, S.E., M.M., mendampingi Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU., di Ruang Kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Rabu (5/8).
Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas SDM, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat perlindungan tenaga kerja di daerah.
Dalam paparannya, Wabup Katamso menjelaskan Tanjung Jabung Barat memiliki posisi strategis berhadapan dengan jalur perdagangan internasional Selat Malaka serta memiliki dua Objek Vital Nasional sektor migas. Selain itu, daerah ini juga merupakan sentra produksi kelapa, pinang, sawit, dan perikanan, dengan potensi besar di sektor perdagangan, jasa, pelabuhan, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Kondisi ketenagakerjaan daerah menunjukkan tren positif: Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2025 sebesar 3,12% turun dari 3,20% tahun sebelumnya. Produktivitas tenaga kerja mencapai Rp234,64 juta per pekerja tertinggi di Provinsi Jambi sementara perselisihan hubungan industrial menurun tajam dari 25 kasus (2021) menjadi 7 kasus (2025).
Meski demikian, masih terdapat tantangan: dominasi angkatan kerja berpendidikan menengah ke bawah, tingginya pekerja sektor informal, serta keterbatasan sarana BLK. Namun bonus demografi penduduk usia produktif mencapai 73,43% menjadi peluang besar untuk dioptimalkan.
Pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menyeluruh, didukung Perda No. 7 Tahun 2023 serta kebijakan pelaksana. Tahun 2026 dialokasikan pembiayaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 4.000 pekerja rentan. Selain itu, daerah juga mengembangkan BLK, kerja sama penyerapan tenaga kerja lokal dengan 20 perusahaan, menetapkan UMK 2026 sebesar Rp3.551.430 (tertinggi kedua di Jambi), serta menghadirkan inovasi pelayanan Disnaker Goes to Community.
Wabup menyampaikan sejumlah usulan ke pusat: peningkatan pelatihan kerja berbasis kompetensi, pembangunan dan modernisasi BLK, dukungan sertifikasi kompetensi, penguatan kewirausahaan, serta perluasan program magang ke Jepang bagi warga Tanjung Jabung Barat.
“Kami butuh dukungan Kementerian untuk memperkuat pelatihan vokasi, modernisasi BLK, perluasan perlindungan jaminan sosial, hingga akses pemagangan. Potensi ekonomi besar harus diimbangi kualitas SDM yang mampu mengisi peluang kerja yang ada,” ujar Wabup Katamso.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan menyambut baik berbagai inovasi yang telah dijalankan pemerintah daerah dan menegaskan sinergi pusat-daerah adalah kunci peningkatan kualitas SDM serta perlindungan pekerja. Audiensi berlangsung hangat dan produktif. Di akhir pertemuan, Wabup menyerahkan cendera mata sebagai simbol penguatan kerja sama.
Turut mendampingi selain Kepala Disnaker, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Jabung Barat Indro. Dari Kementerian hadir Dirjen Binalavotas Dharmawansyah, Sesditjen Binapenta Iwan Darmawan, serta Tenaga Ahli(cw) .







