Komitmen Tingkatkan SDM Lokal, Disnaker Tanjab Barat Konsisten Gandeng PPSDM Migas Cepu

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBARAT,LiputanJambi.id-Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus memperkuat komitmen dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing di industri strategis, melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) Cepu di Blora.

Hal ini disampaikan oleh PLT Kadis Tenaga Kerja Debbie Martha Sagita, S.Kom, ME. Menurutnya, Pemkab Tanjab Barat berupaya memangkas kesenjangan keahlian (skill gap) putra daerah di sektor industri hulu dan hilir migas.

Kerjasama strategis ini bukan langkah instan, melainkan agenda rutin yang telah terjaga konsistensinya sejak tahun 2021 hingga saat ini. Hingga awal tahun 2026, tercatat sebanyak 96 peserta dari berbagai wilayah di Tanjung Jabung Barat telah diberangkatkan dengan anggaran APBN untuk mengikuti pelatihan intensif di PPSDM Migas Cepu.

Program pelatihan mencakup berbagai kejuruan teknis yang sangat dibutuhkan pasar kerja, mulai dari teknik pengelasan (welding), operator pesawat angkat, hingga aspek keselamatan kerja (K3) industri migas.

Disnaker Tanjab Barat memegang peran sentral dalam inisiatif ini, mulai dari proses seleksi yang ketat hingga pengalokasian anggaran, demi memastikan putra daerah mendapatkan pendidikan vokasi berstandar nasional. Langkah ini merupakan bentuk kehadiran nyata Pemkab dalam menjawab tantangan pengangguran dan memaksimalkan potensi sumber daya alam daerah agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal melalui penyerapan tenaga kerja berkualitas.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten berharap sinergi dengan PPSDM Migas Cepu dapat terus diperluas, baik dari segi kuota peserta maupun diversifikasi bidang kejuruan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi industri terbaru. Bagi para alumni dan peserta pelatihan, diharapkan sertifikasi kompetensi yang diraih menjadi “tiket emas” untuk berkarir secara profesional, tidak hanya di perusahaan migas yang beroperasi di wilayah Jambi, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat internasional.(cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Dugaan Mutasi PPPK Dipindahkan Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Medsos
Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga
Kades Terpilih PAW Tetap Dilantik, Bupati: Namun Tetap Menunggu Penegasan Mendagri
Permasalahan PAW di Berapa Desa, Komisi I DPRD : Menyarankan Pemkab Segera Bersurat Ke Kemendagri Terlebih Dahulu
Desa Kemuning Tanjab Barat: Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Kemajuan Berkat Perkebunan dan Kepemimpinan Unggul
Dinas PMD Tanjab Barat Tegaskan PAW dan Pilkades Dilaksanakan Sesuai Pedoman Kemendagri
Dugaan Penjualan Gunakan Mobil PS di Pertashop Adi Jaya Akan Dicek Lapangan
Menanggapi Temuan BPKP Proyek Pintu Air Senilai Rp 700 Juta Lebih , Pengamat: Kontraktor yang Merugikan Negara Harus Dikenai UU Tipikor
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:43 WIB

Dugaan Mutasi PPPK Dipindahkan Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Medsos

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:51 WIB

Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:39 WIB

Kades Terpilih PAW Tetap Dilantik, Bupati: Namun Tetap Menunggu Penegasan Mendagri

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:49 WIB

Permasalahan PAW di Berapa Desa, Komisi I DPRD : Menyarankan Pemkab Segera Bersurat Ke Kemendagri Terlebih Dahulu

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:59 WIB

Desa Kemuning Tanjab Barat: Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Kemajuan Berkat Perkebunan dan Kepemimpinan Unggul

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:16 WIB

Dugaan Penjualan Gunakan Mobil PS di Pertashop Adi Jaya Akan Dicek Lapangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:22 WIB

Menanggapi Temuan BPKP Proyek Pintu Air Senilai Rp 700 Juta Lebih , Pengamat: Kontraktor yang Merugikan Negara Harus Dikenai UU Tipikor

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:31 WIB

Menanggapi Kisruh Perekrutan Tenaga Kerja MBG, Begini Penjelasan Humas Dapur MBG

Berita Terbaru