Rencana Pemekaran Tanjab Barat Viral di TikTok, Ketua DPRD: Harus Dikaji Mendalam Terlebih Dahulu

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, LIPUTANJAMBI.ID – Isu rencana pemekaran Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, baru-baru ini menjadi viral di platform media sosial TikTok, menarik perhatian banyak warga dan mengundang beragam pandangan. Konten yang menampilkan informasi luas wilayah Tanjab Barat seluas 5.009,82 km² telah mendapatkan sebanyak 76 komentar dari pengguna platform tersebut.

Sebagian warga menyampaikan dukungan terhadap rencana pemekaran. Salah satu netizen mengungkapkan bahwa pemekaran dianggap perlu untuk mengatasi permasalahan ketersediaan lapangan kerja bagi putra daerah. Beberapa netizen lainnya juga berharap, jika wilayah di kawasan Ulu dijadikan ibu kota kabupaten baru, akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses jalan lintas dan potensi bisnis yang ada, serta memudahkan proses pengurusan dokumen yang saat ini harus dilakukan ke Kuala tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Namun demikian, terdapat juga kekhawatiran dari sebagian netizen, yang menekankan pentingnya memilih lokasi ibu kota yang aman sebagai pertimbangan utama jika pemekaran terlaksana.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tanjab Barat Hamdani, SE dari Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa setiap langkah terkait rencana pemekaran harus melalui proses kajian yang mendalam terlebih dahulu. “Harus dikaji dulu, kalau memang sesuai aturan. Kenapa tidak untuk mempercepat pembangunan di wilayah ulu, tapi sejauh ini belum ada pembahasan terhadap tersebut,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (26/01/2026).

“Intinya harus dikaji dulu, terutama pada sektor Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta lainnya,” tegas Ketua DPRD.

Terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Deasrio Prima, S.STP., M.Ed, ketika dikonfirmasi terkait isu pemekaran mengatakan bahwa semenjak menjabat sebagai Kabag Tapem, belum ada usulan resmi dan pembahasan terkait hal tersebut. “Belum ada usulan resmi dan pembahasan,” ujarnya singkat melalui telepon.(Cw)

Berita Terkait

Optimisme Tanjab Barat: Bangkit dari Pratama, Targetkan Naik ke Nindya KLA
Stok Cukup, Harga Stabil: Ketahanan Pangan Tanjab Barat Terjamin
Harapan Agar Sesuai Standar, Rehab Jembatan Dana Desa Rp148 Juta di Teluk Sialang Perlu Kejelasan Data
Semangat Jumat Gotong Royong, Dirut Tirta Pengabuan Turun Langsung Bersihkan Kantor Induk
YLKI Cek Fresh Kualatungkal, Ditemukan Barang Diduga Kedaluwarsa
Hamdani Pimpin Rapat Paripurna, DPRD Apresiasi Capaian WTP Pemkab Tanjab Barat
BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker
BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:35 WIB

Optimisme Tanjab Barat: Bangkit dari Pratama, Targetkan Naik ke Nindya KLA

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:24 WIB

Stok Cukup, Harga Stabil: Ketahanan Pangan Tanjab Barat Terjamin

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:22 WIB

Harapan Agar Sesuai Standar, Rehab Jembatan Dana Desa Rp148 Juta di Teluk Sialang Perlu Kejelasan Data

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:07 WIB

Semangat Jumat Gotong Royong, Dirut Tirta Pengabuan Turun Langsung Bersihkan Kantor Induk

Senin, 29 Juni 2026 - 19:09 WIB

YLKI Cek Fresh Kualatungkal, Ditemukan Barang Diduga Kedaluwarsa

Senin, 29 Juni 2026 - 10:47 WIB

BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker

Senin, 29 Juni 2026 - 10:38 WIB

BPOM Segel Dua Apotek di Tanjabbar, YLKI Soroti Kinerja Apoteker

Senin, 29 Juni 2026 - 09:36 WIB

Nissya Sabet Dua Medali Sekaligus, Raih Gelar Pemanah Muda Terbaik di Kejurnas Panahan Yogyakarta

Berita Terbaru