Timbunan Bertambah di Jalan Rusak Apakah Rekanan Cari Untung Besar?

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanjambi.id, Tanjabbar – Proyek peningkatan jalan Desa Kuala Kahar ke Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), yang dibiayai APBD 2025 sebesar puluhan miliar rupiah, diduga menyembunyikan masalah. Rekanan terpaksa menambahkan timbunan kembali setelah yang pertama rusak – diduga karena penggunaan material yang kurang berkualitas, yang kemudian dicurigai sebagai upaya mencari keuntungan besar. Pantauan media dilakukan pada Jumat (26/12/2025).

Proyek yang masuk penghujung tahun ini menunjukkan kondisi menyedihkan. Di lokasi terlihat jalan yang berlobang dan rusak di beberapa bagian, disertai tumpukan batu yang berjejer di sepanjang lintasan antar desa serta alat berat yang terparkir.

Menurut warga setempat, proyek ini merupakan penimbunan ulang karena yang pertama tidak tahan lama. “Itu timbunan ulang pak, sebelumnya sudah ditimbun batu tapi banyak yang rusak, jadi ditimbun ulang. Kayaknya karena materialnya kurang ya,” ujar salah satu warga.

Kepala Desa Kuala Kahar, Sundari, yang dikonfirmasi pada Kamis (25/12/2025), juga membenarkan informasi tersebut. “Benar, ditimbun ulang karena timbunan sebelumnya banyak yang rusak,” jelasnya.

Sampai saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanjabbar, beserta konsultan pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) terkait, belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan rusaknya timbunan awal dan dugaan keuntungan yang dicari.(cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Eksekusi Putusan, Kejari Tanjabbar Amankan Rp17,9 Miliar dari Kasus PT PSJ
Inspektorat Tanjabbar Koordinasi dengan PUPR, Selesaikan Sisa Temuan Proyek Pintu Air Rp 300 Juta
Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media
Keunikan Keranjang Eceng Gondok, Potensi Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi
SUASANA HARU DAN MERIAH, Shalawat dan Grup Band Binaan Lapas Hantarkan Pindah Tugas Pejabat Eselon IV
Dugaan Korupsi dan Nepotisme Mengemuka, Inspektorat Siap Panggil Kades dan BPD Teluk Pengkah
Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Dua Petugas Lapas Kuala Tungkal Dianugerahi Penghargaan
PROYEK PINTU AIR RP 4 MILYAR DI PARIT 10 MENJADI SOROTAN, DIDUGA SISA TEMUAN RP 300 JUTA BELUM LUNAS
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:41 WIB

Eksekusi Putusan, Kejari Tanjabbar Amankan Rp17,9 Miliar dari Kasus PT PSJ

Rabu, 29 April 2026 - 21:23 WIB

Inspektorat Tanjabbar Koordinasi dengan PUPR, Selesaikan Sisa Temuan Proyek Pintu Air Rp 300 Juta

Rabu, 29 April 2026 - 19:17 WIB

Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media

Rabu, 29 April 2026 - 17:32 WIB

Keunikan Keranjang Eceng Gondok, Potensi Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 29 April 2026 - 13:19 WIB

SUASANA HARU DAN MERIAH, Shalawat dan Grup Band Binaan Lapas Hantarkan Pindah Tugas Pejabat Eselon IV

Selasa, 28 April 2026 - 15:56 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Dua Petugas Lapas Kuala Tungkal Dianugerahi Penghargaan

Senin, 27 April 2026 - 12:06 WIB

PROYEK PINTU AIR RP 4 MILYAR DI PARIT 10 MENJADI SOROTAN, DIDUGA SISA TEMUAN RP 300 JUTA BELUM LUNAS

Senin, 27 April 2026 - 11:18 WIB

GELAR MUSANCAB SERENTAK, DPC PDIP TANJABBAR KUKUHKAN SOLIDITAS KADER

Berita Terbaru