Liputan jambi.id – Tanjung Jabung Barat – Dugaan kecurangan mencuat dalam pengerjaan proyek Dana Alokasi Umum (DAU) Kelurahan Rantau Badak, Kecamatan Muara Papalik, setelah ditemukan material yang digunakan tidak sesuai dengan yang tertera dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kasus ini terungkap pada hari Jumat (21/11/2025).
Proyek jalan rabat beton dengan spesifikasi 239 meter panjang x 4,50 meter lebar x 0,2 meter ketebalan – yang dibiayai DAU 2025 sebesar Rp 483 juta – ternyata menggunakan semen tiga roda, berbeda dengan ketentuan RAB yang menyebutkan harus menggunakan semen Padang. Akibatnya, mutu dan ketahanan pekerjaan menjadi diragukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain material yang tidak sesuai, warga juga menemukan ketidaksesuaian antara papan merek pekerjaan dan aktivitas di lapangan. “Di papan mereknya tertulis pekerjaan Rigit Beton, tapi yang dilaksanakan di lapangan adalah rabat beton,” ungkap seorang warga.
Merasa kecewa, warga meminta pemerintah Kabupaten Tanjab Barat melalui dinas terkait tidak tutup mata terhadap dugaan kecurangan ini. “Kami minta segera dilakukan kroscek dan audit. Jangan ada lagi kebohongan seperti tahun lalu,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi, Kabag Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat Deasrio Prima menjelaskan bahwa kewenangan pengawasan proyek DAU berada di kecamatan. “Kami hanya sebagai penerima laporan akhir, jika diminta oleh provinsi. Soal anggaran dan pengawasan ada di kecamatan, sedangkan teknis pekerjaan ada di Dinas PUPR,” jelasnya.
Sementara itu, Tim Auditor Irban IV Inspektorat Kabupaten Tanjab Barat yang diwakili Ade Hodri menyatakan bahwa informasi dari media akan menjadi rujukan untuk pengawasan. “Kebetulan kami belum melakukan audit untuk DAU Rantau Badak. Informasi ini akan kami gunakan dan konfirmasikan dengan pejabat terkait,” ujarnya melalui WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, Lurah Rantau Badak – yang diduga terlibat dalam kejanggalan tersebut – belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan, baik secara langsung maupun melalui telepon.(cw)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Warga






