Proyek Jalan Rigid Beton Senyerang Diduga Bermasalah, Warga Geram: Mutu Beton Diragukan

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Liputan Jambi.id, TANJABBAR – Proyek pembangunan jalan rigid beton yang menghubungkan Desa Sungai Landak menuju Kelurahan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, menuai sorotan tajam. Pasalnya, jalan yang baru saja rampung dikerjakan dengan dana APBD Kabupaten Tanjabbar tahun 2025 ini, sudah mengalami kerusakan berupa retak-retak di beberapa titik.

Proyek yang diperkirakan menelan anggaran miliaran rupiah ini, sontak membuat warga geram. Mereka mempertanyakan kualitas pekerjaan yang dinilai tidak sebanding dengan dana yang telah digelontorkan.

“Sangat disayangkan, proyek dengan anggaran besar dari APBD kok kualitasnya seperti ini. Baru selesai dikerjakan beberapa bulan, sudah retak-retak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (23/12/2025).

Warga berharap, pemerintah daerah melalui dinas terkait tidak tutup mata terhadap permasalahan ini. Mereka mendesak agar dilakukan audit terhadap proyek tersebut, serta meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia karena proyek yang dikerjakan asal-asalan,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, kerusakan jalan rigid beton ini cukup parah. Retakan terlihat jelas di beberapa bagian jala. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjabbar belum memberikan keterangan resmi terkait kerusakan jalan rigid beton Senyerang ini. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada bidang Bina Marga Dinas PUPR juga belum mendapatkan respons.

Demikian pula, konsultan pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) belum dapat dimintai keterangan terkait besaran anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut, serta penyebab kerusakan jalan rigid beton ini.

Kerusakan jalan rigid beton Senyerang ini menambah daftar panjang proyek infrastruktur di Kabupaten Tanjabbar yang bermasalah. Warga berharap, pemerintah daerah dapat lebih serius dalam mengawasi pelaksanaan proyek-proyek pembangunan, agar kualitasnya terjamin dan tidak merugikan masyarakat.(cw)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Diduga Limbah PDAM Menggenang, Kebun Sawit Warga di Tebingtinggi Terancam Rusak
Diduga Oknum Anggota Dewan Kelola MBG, Fungsi Pengawasan DPRD Dipertanyakan
Inspektorat Tanjabbar Koordinasi dengan PUPR, Selesaikan Sisa Temuan Proyek Pintu Air Rp 300 Juta
Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media
Keunikan Keranjang Eceng Gondok, Potensi Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi
SUASANA HARU DAN MERIAH, Shalawat dan Grup Band Binaan Lapas Hantarkan Pindah Tugas Pejabat Eselon IV
Dugaan Korupsi dan Nepotisme Mengemuka, Inspektorat Siap Panggil Kades dan BPD Teluk Pengkah
Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Dua Petugas Lapas Kuala Tungkal Dianugerahi Penghargaan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:14 WIB

Diduga Limbah PDAM Menggenang, Kebun Sawit Warga di Tebingtinggi Terancam Rusak

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:15 WIB

Diduga Oknum Anggota Dewan Kelola MBG, Fungsi Pengawasan DPRD Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 21:23 WIB

Inspektorat Tanjabbar Koordinasi dengan PUPR, Selesaikan Sisa Temuan Proyek Pintu Air Rp 300 Juta

Rabu, 29 April 2026 - 19:17 WIB

Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media

Rabu, 29 April 2026 - 17:32 WIB

Keunikan Keranjang Eceng Gondok, Potensi Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi

Selasa, 28 April 2026 - 20:25 WIB

Dugaan Korupsi dan Nepotisme Mengemuka, Inspektorat Siap Panggil Kades dan BPD Teluk Pengkah

Selasa, 28 April 2026 - 15:56 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Dua Petugas Lapas Kuala Tungkal Dianugerahi Penghargaan

Senin, 27 April 2026 - 12:06 WIB

PROYEK PINTU AIR RP 4 MILYAR DI PARIT 10 MENJADI SOROTAN, DIDUGA SISA TEMUAN RP 300 JUTA BELUM LUNAS

Berita Terbaru