UAS Gelar Lomba Berkicau Burung Saat Efisiensi Anggaran Ditekankan, Publik Beri Tanggapan Beragam

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbarat,LiputanJambi.id– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jambi Barat (Tanjabbarat) melalui Bupati yang menjadi Notabene acara “UAS CUP” menyelenggarakan lomba sekaligus pameran burung berkicau di Alun-Alun Kualatungkal, sekitar kawasan perkantoran pemda. Kegiatan ini muncul di tengah kondisi yang seharusnya mengedepankan efisiensi penggunaan anggaran, dan menarik berbagai tanggapan dari masyarakat mulai dari kritik hingga dukungan.

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh peserta dari wilayah Tanjabbarat dan beberapa daerah sekitarnya. Berbagai jenis burung yang dikenal dengan kemampuan kicaunya diperagakan dalam ajang yang juga difungsikan sebagai pameran tersebut.

Sebagian masyarakat mengkritik penyelenggaraan acara ini. Mereka menganggap anggaran seharusnya dialokasikan untuk keperluan utama yang lebih mendesak, seperti peningkatan fasilitas atau program yang berkaitan langsung dengan tugas pokok pemerintah daerah. Selain itu, ada pandangan bahwa lomba berkicau burung lebih identik dengan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan tingkat ekonomi, sehingga dianggap tidak sesuai dengan semangat efisiensi yang tengah ditegakkan.

Di sisi lain, sebagian warga memberikan tanggapan netral. Mereka mengakui bahwa kegiatan semacam ini dapat berperan sebagai sarana hiburan dan silaturahmi antar masyarakat. Namun, mereka menekankan perlunya transparansi yang jelas terkait sumber dana anggaran yang digunakan serta rincian penggunaannya dalam penyelenggaraan acara.

Tak hanya itu, sebagian kecil masyarakat memberikan dukungan. Menurut mereka, lomba berkicau burung merupakan bagian dari budaya yang telah ada lama dan berpotensi menjadi daya tarik lokal. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan dengan lebih baik di masa depan dan selalu sesuai dengan prinsip kebijakan serta arahan pengelolaan anggaran yang berlaku.

Terpisah ketua panitia perlombaan Sjafril Simamora (ucok mora) yang merupakan wakil ketua DPRD Tanjabbarat, saat di wancara terkait anggaran memberikan tanggapan yang muncul dari publik. Mengatakan, anggaran kegiatan bersumber dari pribadi bukan mengunakan anggaran pemda,”jelasnya.(tim)

Berikan Pendapatmu Terkait Berita ini!

Berita Terkait

Dugaan Mutasi PPPK Dipindahkan Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Medsos
Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga
Kades Terpilih PAW Tetap Dilantik, Bupati: Namun Tetap Menunggu Penegasan Mendagri
Permasalahan PAW di Berapa Desa, Komisi I DPRD : Menyarankan Pemkab Segera Bersurat Ke Kemendagri Terlebih Dahulu
Desa Kemuning Tanjab Barat: Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Kemajuan Berkat Perkebunan dan Kepemimpinan Unggul
Dinas PMD Tanjab Barat Tegaskan PAW dan Pilkades Dilaksanakan Sesuai Pedoman Kemendagri
Dugaan Penjualan Gunakan Mobil PS di Pertashop Adi Jaya Akan Dicek Lapangan
Menanggapi Temuan BPKP Proyek Pintu Air Senilai Rp 700 Juta Lebih , Pengamat: Kontraktor yang Merugikan Negara Harus Dikenai UU Tipikor
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:43 WIB

Dugaan Mutasi PPPK Dipindahkan Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Medsos

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:51 WIB

Beredar Dugaan Monopoli Listrik di Medsos, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Warga

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:39 WIB

Kades Terpilih PAW Tetap Dilantik, Bupati: Namun Tetap Menunggu Penegasan Mendagri

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:49 WIB

Permasalahan PAW di Berapa Desa, Komisi I DPRD : Menyarankan Pemkab Segera Bersurat Ke Kemendagri Terlebih Dahulu

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:59 WIB

Desa Kemuning Tanjab Barat: Dari Desa Tersembunyi Jadi Destinasi Kemajuan Berkat Perkebunan dan Kepemimpinan Unggul

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:16 WIB

Dugaan Penjualan Gunakan Mobil PS di Pertashop Adi Jaya Akan Dicek Lapangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:22 WIB

Menanggapi Temuan BPKP Proyek Pintu Air Senilai Rp 700 Juta Lebih , Pengamat: Kontraktor yang Merugikan Negara Harus Dikenai UU Tipikor

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:31 WIB

Menanggapi Kisruh Perekrutan Tenaga Kerja MBG, Begini Penjelasan Humas Dapur MBG

Berita Terbaru